G-20 Putuskan Dana Penanganan Krisis

IMF juga meluncurkan fasilitas credit line, namun Indonesia masih merasa trauma.

Sabtu, 28 Maret 2009, 11:18 WIB
Elin Yunita Kristanti, Nur Farida Ahniar
foto ilustrasi dollar (Adri Prastowo)

VIVAnews- Pertemuan tingkat tinggi para pemimpin negara anggota G-20 akan memutuskan tambahan dana bagi negara-negara dalam menangani krisis.

Menurut Kepala Badan Kebijakan Fiskal Departemen Keuangan, Anggito Abimanyau, dalam pertemuan tersebut akan diumumkan berapa dana dalam Global Funds yang akan disediakan. Dalam G-20 nanti akan diumumkan berapa komitmen Bank Pembangunan untuk memberikan dana.  Pertemuan yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu juga memutuskan berapa tambahan modal Bank Pembangunan Asia (ADB).

Pertemuan pada 2 April 2009 tersebut juga akan membahas keanggotaan Financial Stability Forum, dimana Indonesia menjadi anggotanya. Menurut Anggito, KTT tersebut akan mengumumkan mengenai beberapa regulasi, seperti registrasi bagi hedge fund, agen rating. "Pengaturan transaksi derivatif agar bisa lebih di deteksi," kata Anggito Jumat 27 Maret 2009 malam.

Di bidang reformasi lembaga keuangan, seperti reformasi IMF akan juga diputuskan.

IMF meluncurkan instrumen baru yaitu fasilitas credit line, yang berguna untuk mensuport likuiditas bagi negara yang membutuhkan valuta asing. Namun Indonesia masih belum mengambil sikap karena IMF masih menyisakan trauma.

Sementara untuk reformasi Bank Pembangunan akan banyak berperan membantu negara miskin dan berkembang. Bank Pembangunan akan merubah fleksibilitas dalam berbagai instrumen. Anggito mencontohkan seperti limit pemberian pinjaman, fasilitas kredit bagi negara yang menerbitkan obligasi, penguatan rating bagi negara miskin. Bank Pembangunan juga bisa memberikan fasilitas kepada korporasi yang akan menyelesaikan utangnya, dan pembiayaan perdagangan langsung kepada swasta.

"Jika swasta mempunyai eksposure valas, instrumen itu sangat bagus,kita harapkan mereka bsa mengganti penurunan arus modal negara berkembang," katanya.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ