Aburizal Bakrie

Risih Dengan Istilah Raskin

Kalau bisa istilah raskin untuk beras miskin diganti dengan beras masyarakat atau rasmas.

Jum'at, 27 Februari 2009, 12:57 WIB
Umi Kalsum, Elly Setyo Rini
  (VivaNews/ Tri Saputro)

VIVAnews - Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie mengaku risih dengan pengistilahan raskin untuk beras miskin dalam program penyaluran beras murah untuk masyarakat kurang mampu.

"Jangan diberi nama raskin lah, kok kesannya bagaimana gitu," katanya usai Raskin Award 2008 di kantor Bulog Gatot Subroto Jakarta, Jumat, 27 Februari 2009.

Saking risihnya, Aburizal sempat meminta untuk mengganti istilah raskin dengan nama lain. "Misalnya diganti rasmas atau beras masyarakat atau apalah," selorohnya.

Perubahan istilah itu, kata dia, bisa dilakukan. Sebab istilah program jaminan kesehatan untuk masyarakat kurang mampu yang dulu diberi istilah Jamkeskin kini diganti dengan sebutan Jamkesmas (jaminan kesehatan masyarakat).

Alasan Aburisal, penyaluran beras miskin  sebetulnya tidak hanya ditujukan untuk masyarakat miskin saja. "Tapi juga untuk kesejahteraan masyarakat pada umumnya," katanya.

Mendengar permintaan tersebut, Direktur Utama Perum Bulog Mustafa Abubakar, hanya bisa menyunggingkan senyum. "Yah, nanti kita pikirkan bersama untuk mencari istilah yang pas," katanya di saat yang sama.

Namun, Mustafa juga sempat berseloroh jika istilahnya diganti dengan rasmas maka takut "keseleo" dengan nasi rames. "Jadinya bukan beras malah nasi," kata dia disambut tawa yang hadir dalam acara itu.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ