Bisnis

Kredit Infrastuktur Mandiri Terganjal Lahan

Mandiri telah menyiapkan kredit Rp 10 triliun. Tapi dana tersumbat soal pembebasan lahan

Rabu, 25 Februari 2009, 12:26 WIB
Umi Kalsum, Nur Farida Ahniar
  (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Kalangan perbankan meminta agar pemerintah mendukung pelaksanaan pembangunan infrastruktur agar kredit bank berjalan lancar. Selama ini kredit infrastruktur masih terkendala pembebasan lahan.

Menurut Direktur Bank PT Bank Mandiri Tbk Abdul Rachman, dari sisi perbankan penyaluran kredit infrastruktur sebenarnya sudah cukup baik, namun terkendala dengan kebijakan di sektor riil.

Bank Mandiri sendiri telah berkomitmen membiayai jalan tol, pelabuhan udara, pelabuhan laut. Namun komitmen tersebut belum terlaksana karena hambatan pembebasan lahan. "Kita telah berkomitmen Rp 10 triliun untuk jalan tol, namun masih terkendala lahan," kata dia.

Adanya stimulus fiskal untuk infrastruktur sebesar Rp 12,2 triliun dinilainya bisa mendukung pembangunan infrastruktur. Hal itu juga akan mendorong kenaikan kredit infrastruktur. Sayangnya masalah lahan masih mejadi kendala dalam pembangunan.

Sementara terkait dengan pertumbuhankredit 2009, Bank Mandiri memperkirakan sebsar 18 persen hingga 20 persen. Target penyaluran kredit itu berdasarkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melambat. "Namun jika memang ada perubahan, kita revisi pada Juni," kata dia.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial