VIVAnews - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Soeparno mengungkapkan minimnya distribusi mata uang rupiah di daerah perbatasan membuat masyarakat masih menggunakan uang lama yang sebetulnya sudah tidak berlaku.
"Ini menyedihkan," Kata Soeparno di Markas Besar TNI Anggkatan Laut, Cilangkap, Rabu 22 Februari 2012.
Hal senada juga diungkapkan Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas. Ia mengatakan dengan jumlah penduduk terbesar keempat dunia, yang tersebar lebih dari 17.499 pulau dan wilayah perbatasan sangat luas dan berbatasan dengan 11 negara tetangga, maka pendistribusian dan layanan kas di wilayah kepulauan khususnya pulau terpencil dan terluar harus diupayakan semaksimal mungkin.
"Uang lama bisa ditukar di kas Bank Indonesia yang berada di daerah tersebut, tapi kami tidak menarik peredaran mata uang asing ya, bisa marah mereka," ujarnya.
Berdasarkan data Bank Indonesia, BI menyebarkan uang ke Kepulauan Sagihe dan Talaut Sulawesi Utara sebesar Rp5 miliar pada bulan Juli 2011. Setelah itu BI juga mendistribusikan uang tunai di Kepulauan Anambas dan Natuna, Kepulauan Riau, sebesar Rp5 miliar pada bulan Juli 2011. (umi)