Yawadwipa Diminta Jelaskan Minat Beli Mutiara

Komisi XI DPR pun mengaku belum mengetahui rekam jejak investor ini.

Selasa, 7 Februari 2012, 14:19 WIB
Syahid Latif, Nina Rahayu
Suasana kantor Bank Century sebelum berganti nama menjadi Bank Mutiara. (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat mendesak peminat PT Bank Mutiara Tbk, Yawadwipa Companies, untuk menjelaskan latar belakang perusahaannya kepada publik.

"Saya sendiri belum tahu, belum ada konfirmasi baik dari LPS dan Dirut Bank Mutiara Pak Maryono," kata Ketua Komisi XI DPR, Achsanul Qosasi saat dihubungi VIVAnews di Jakarta, Selasa 7 Februari 2012.

Menurut Achsanul, jika Yawadwipa Companies memang serius berniat mengambil alih Bank Mutiara, perusahaan bersangkutan harus segera mendaftar ke Lembaga Penjamin Simpanan. Hal yang tak kalah penting adalah, Yawadwipa harus menjelaskan latar belakang perusahaan.

Kendati berminat, Achsanul memperkirakan proses akuisisi Bank Mutiara tak akan berjalan mudah. Yawadwipa harus bisa menunjukkan rekam jejak perusahaan, dan sumber pendanaan akuisisi tersebut. "Kami juga tidak bisa memutuskan, kalau track record-nya tidak jelas," ujarnya.

Achsanul juga menambahkan, kalaupun kabar akuisisi itu benar, Komisi XI DPR dipastikan akan memanggil Direktur Utama Bank Mutiara, Maryono, untuk memberikan penjelasan. Tak hanya itu, Bank Indonesia juga akan meninjau kembali kelayakan Yawadwipa mengakuisisi Bank Mutiara.

Seperti diketahui, LPS belum menerima permintaan minat secara resmi dari Yawadwipa Companies terkait pembelian Bank Mutiara. Yawadwipa adalah perusahaan yang berminat membeli Bank Mutiara --sebelumnya bernama Bank Century.

Kepala Eksekutif LPS, Firdaus Djaelani, mengatakan, jika Yawadwipa berminat membeli Bank Mutiara, LPS akan menunggu hingga April 2012 dalam periode penjualan tahap kedua. LPS sendiri kembali membuka penjualan Bank Mutiara mulai 1 Februari hingga April 2012. (art)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ