VIVAnews - PT Senopati Aryani Prima hari ini meresmikan pembangunan Senopati Penthouse di Jakarta dengan target pembangunan selama 16 bulan. Proyek ini ditargetkan selesai di pertengahan 2013, dengan biaya sebesar Rp350 milliar.
"Untuk harga per meternya itu Rp30 juta dan akhir 2013 kami akan delivery hingga saat ini penjualan sudah mencapai 65 persen dan sekarang 18 sampai 19 unit lagi sudah mau terjual," kata Direktur Utama PT Senopati Aryani Prima, Lukman Purnomosidi, Jakarta, Sabtu 28 Januari 2012.
Lukman mengatakan dengan pembangunan Senopati Penthouse segmen yang ingin disasar adalah segmen kelas atas. "Bahwa area SCBD segmennya sekitar 70 persen kelas atas," kata Lukman.
Lukman menuturkan, Senopati Penthouse memiliki 20 lantai seluas 11.000 meter persegi. "Masing-masing lantai hanya terdiri 4 unit, private lift dan satu service lift serta lift umum. Dua tipe unit yang dipasarkan masing-masing tipe seluas 131,8 meter persegi dan 135 meter persegi." kata Lukman.
Bangunan tersebut, lanjut Lukman, mengadopsi konsep Passive Energi Saving. "Pemanfaatan air hujan dengan resapan, konsep O2 replacement dengan memperluas bidang hijau atau tanaman secara horisontal dan vertikal," katanya
Dilihat secara lokasi, Lukman mengatakan, apartemen ini terletak di jantung bisnis Jakarta menjadi lokasi ini sangat strategis dan ideal. "Selangkah menuju SCBD, di mana terdapat pusat perbelanjaan dan hotel serta perkantoran seperti Pacific Place dan Ritz Carlton serta Bursa Efek Indonesia, dekat dengan Gelora Bung Karno, Jakarta Convention Center, Plaza Senayan, Senayan City," kata dia. (ren)