Bisnis

Demo Buruh, Pengusaha Rugi Miliaran

"Efek gangguan produksi, alas kaki akan terhambat, ini merugikan pengusaha dan buruh."

Jum'at, 27 Januari 2012, 16:35 WIB
Nur Farida Ahniar, Sukirno
Aksi demo buruh di Bekasi (ANTARA/Widodo S. Jusuf)

VIVAnews - Pengusaha mengaku merugi hingga miliaran rupiah akibat demo buruh yang terjadi di Bekasi akibat konflik penentuan Upah Minimum Kabupaten (UMK) dengan pengusaha beberapa waktu terakhir.

Para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), termasuk Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Industri Alas Kaki Indonesia (Aprisindo), Binsar Marpaung, mengklaim merugi hingga miliaran rupiah akibat berhentinya proses produksi alas kaki.

"Efek gangguan produksi, alas kaki akan terhambat, ini akan merugikan pengusaha dan buruh, bisa miliaran," kata Binsar, di Jakarta, Jumat, 27 Januari 2012.

Ia mengatakan meski anggota Apresindo lebih banyak di wilayah Tangerang dan Banten, namun ada beberapa perusahaan yang juga berada di wilayah Bekasi. Akibat demo ini, Binsar mengaku kerugian yang diakibatkannya karena keterlambatan penyerahan barang yang harus dikirim melalui udara. "Ekspor yang terganggu, alas kaki kan ekspor," kata dia.

Begitu pula dijelaskan oleh Committee of Manpower, Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Mulyadi Djaya. Dia mengatakan perusahaan industri tekstil di wilayah Bekasi cukup banyak yang merugi akibat konflik ini.

"Di kawasan berikat cukup banyak ada 50-an perusahaan anggota industri tekstil, bahkan ada ratusan industri," kata Mulyadi.

Dia mengatakan, kerugian akibat demo ini yang diderita oleh industri tekstil belum dapat dihitung. Namun Mulyadi memperkirakan kerugian bakal mencapai miliaran rupiah.

"Terutama kalau ekspor ya, kita nggak bisa kirim kan. Cukup tinggi sampai miliaran," kata dia. (umi)

• VIVAnews
Rating
Komentar
mickymouse
31/01/2012
MOGOK AJA TERUS. MINTA INI ITU. NTAR KALO INVESTOR LARI, KALIAN PADA NGGANGUR. NGGAK ISA MAKAN. TERUS NYALAHKAN ORANG LAIN.
Balas   • Laporkan
kenzieku
30/01/2012
demo tp jgn nyusahin ratusan ribu orang lain mas bro, ada bayi terjebak di dlm mobil berjam2 di tol, masy. jadi gk respek ama buruh
Balas   • Laporkan
mapsihotang
28/01/2012
Nah...dah tau akibat nya kalau buruh mogok..tapi pengusaha tidak memikirkan...buruh nya...mana lebih rugi...pengusaha bertindak sewenang2 trhdp buruh atau buruh mlakukan aksi mogok..mnding hanya mogok krja kalau sempat terjd penjarahan..gimana lagi ?.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ