Strategi Total Hadapi Pembatasan BBM

Dengan pembatasan, konsumsi BBM nonsubsidi akan jauh lebih banyak.

Rabu, 25 Januari 2012, 17:21 WIB
Hadi Suprapto, Iwan Kurniawan
SPBU Total di Jakarta (VIVAnews/Ferial Thalib)

VIVAnews - PT Total Oil Indonesia, operator SPBU Total, menyambut baik rencana pemerintah melaksanakan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Pemerintah berencana membatasi konsumsi BBM bersubsidi melalui pengalihan konsumsi ke bensin tak bersubsidi dan konversi ke bahan bakar gas. Setelah tertunda sekian kali, rencananya pembatasan ini akan diterapkan pada April mendatang.

Wakil Presiden Ritel Total Oil Indonesia, Asif Iqbal, menjelaskan Total telah mempersiapkan strategi untuk merespons program pembatasan BBM bersubsidi ini sejak 2009. "Di satu sisi, kami memiliki pengaturan pasokan untuk memenuhi permintaan tambahan yang timbul dari pembatasan BBM bersubsidi," katanya di Jakarta, Rabu 25 Januari 2012.

Pada 2011 saja, SPBU Total berhasil menjual sekitar 16 ribu ton BBM tak bersubsidi. Tentunya, dengan pembatasan ini konsumsi akan jauh lebih banyak.

Menurut Iqbal, saat ini Total mengoperasikan 13 SPBU di Jabodetabek dan memiliki rencana pertumbuhan yang ambisius pada 2012, khususnya di Jabodetabek dan Jawa Timur. Namun Iqbal enggan memberitahukan berapa rencana SPBU yang akan dibangun pada 2012 ini. "Investasi setiap SPBU sebesar US$1,5-2 juta," katanya.

Ia menjabarkan, pada 2011 lalu, Total berhasil menjual BBM sebanyak 16 ribu ton, sedangkan pada 2012 mendatang penjualan akan tergantung dari jumlah SPBU dan pelaksanaan pembatasan BBM bersubsidi. (ren)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ