Pembatasan & Konversi BBM Bisa Habiskan Rp3 T

Dana ini jauh lebih besar dari penetapan APBN 2012 yang hanya Rp965 miliar.

Senin, 16 Januari 2012, 15:47 WIB
Hadi Suprapto, Harwanto Bimo Pratomo
SPBU Self Service Pertamnia (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews - Pemerintah menegaskan kebutuhan dana program pembatasan dan konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) dapat melebihi Rp3 triliun. Dana ini jauh lebih besar dari penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012 yang hanya Rp965 miliar.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, dana tambahan tersebut berasal dari talangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terlibat, penggunaan Saldo Anggaran Lebih (SAL), serta dana APBN Perubahan.

"Kami siap untuk lebih dari itu (Rp965 miliar) demi mensukseskan program pengendalian dan konversi BBM," ujar Agus saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin 16 Januari 2012.

Agus menjelaskan, kelebihan anggaran tersebut karena adanya spesifikasi tambahan dari implementasi program pembatasan dan konversi BBM. Spesifikasi tambahan itu saat ini tengah dalam proses pembahasan.

Sementara itu, dana sebesar Rp965 miliar, Agus mengingatkan, diperuntukkan bagi beberapa program, seperti sosialisasi, penyusunan kajian, pembangunan infrastruktur, serta subsidi BBG.

"Tetapi, kami persiapkan anggaran lagi untuk program yang lebih spesifik," tuturnya. (art)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
justinwokeh
17/01/2012
setuuuujjuuuuu....daripada uangnya dibakar lebih baik buat infrastruktur
Balas   • Laporkan
purple.luck
17/01/2012
Setuju, alokasi dana untuk infrastruktur spy mobilitas masyarakat lancar, pertukaran distribusi menggerakkan ekonomi. Lagian sisa bakaran gas kan lebih bersih daripada BBM?
Balas   • Laporkan
kucing_lewat
17/01/2012
gapapalah Modal besar di awal,, nantinya bisa menghemat APBN,, lagian sebagian juga pakai dari dana Sisa Anggaran Lebih.. yang pasti, harusnya ada komitmen dari semua pihak atas keberlanjutan program ini,,
Balas   • Laporkan
alwans
16/01/2012
gak apa2 habisin 3T yang penting bisa menghemat ribuan trilyun nanti. Enyahkan BBM dari bumi pertiwi karena itu sebagian besar barang inpor, produksi asli dalam negeri adalah gas...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ