Waspada, Barang Selundupan Banjiri RI

Pemerintah akan menjaga pasar domestik agar pertumbuhan ekonomi tetap jalan.

Selasa, 20 Desember 2011, 14:59 WIB
Hadi Suprapto, Harwanto Bimo Pratomo
Menko Perekonomian Hatta Rajasa (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews - Pemerintah menegaskan akan mengantisipasi banjirnya barang ilegal yang menyerbu pasar Tanah Air. Barang selundupan disinyalir telah beredar 20 hingga 30 persen dari total impor.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan bahwa perlu dilakukan tindakan tegas agar hal ini tidak terjadi lagi. Menurut dia, banjirnya barang impor ilegal terjadi seiring dengan penurunan pertumbuhan ekonomi di China dan India. Hal ini membuat dua negara itu akan terus menggenjot ekspor untuk mengatrol angka pertumbuhan.

"Saya wanti-wanti ini harus diwaspadai," ujarnya saat ditemui dikantornya, di Jakarta, Selasa 20 Desember 2011.

Langkah antisipatif yang dapat diambil, lanjutnya, ialah dengan menjaga pertumbuhan pasar domestik. Hal ini juga menjadi langkah antisipasitif terhadap penurunan ekspor Indonesia. "Jangan sampai (pasar) domestik menjadi pasar luar (negeri)," tuturnya.

Penurunan ekspor, menurut dia, tidak akan membuat Indonesia berada dalam krisis. Sebab kontribusi ekspor terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) tidaklah signifikan. "Sumbangan ekspor terahadap GDP itu kan cuma 26 persen. Beda dengan Singapura yang 200 persen, Malaysia 90 persen, sehingga pukulannya tidak besar," terangnya.

Memang, Hatta mengakui akan ada beberapa komoditas ekspor yang meredup. Namun hal ini dapat diantisipasi untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
kaderbangsa
21/12/2011
banyak barang selundupan karena aparat kita juga gak sejahtera, dan beberapa wilayah NKRI tidak dijaga karena kurangnya dana dan personilnya, so kami menyambut baik gagasan baik dari Pak Menteri, Pak Hatta Rajasa
Balas   • Laporkan
koberkobere
20/12/2011
barang selundupan sampai 30%? kok saya gak pernah nemu barang selundupan itu sih?
Balas   • Laporkan
kaderbangsa | 21/12/2011 | Laporkan
gak pernah keluar rumah kali loe, ngeden aje di depan tipi ame minitor
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ