VIVAnews - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengatakan siapapun yang akan memimpin PT Pertamina (persero) akan menghadapi tantangan yang tidak mudah.
"Tidak hanya kemampuan teknis,managerial dan pengalaman mereka di lapangan. Mengelola pertamina tidak gampang-gampang amat," ujar Purnomo di Gedung Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral , Jakarta, Selasa 3 Februari 2009.
Disamping harus cakap menghadapi urusan teknis dan menajerial, kata Purnomo, tantangan lain yang dihadapi adalah masalah politis. "Kalau sudah bicara distribusi elpiji dan bahan bakar minyak, Anda tahu sendiri," kata dia.
Purnomo mengakui hingga kini dirinya belum mendapatkan undangan untuk rapat Tim Penilai Akhir (TPA) dan sebagai anggota, jelas dia, dirinya menunggu saja undangan rapat tersebut.
Menneg BUMN Sofyan Djalil tadi malam memastikan TPA akan menggelar rapat paling lambat pekan ini. TPA dipimpin langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dengan anggota Menkeu Sri Mulyani, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dan Menneg BUMN Sofyan Djalil.
Sementara terkait fit and proper test pada Sabtu lalu, Purnomo membantah dia tidak tahu menahu tentang soal penyeleksian calon direktur utama Pertamina itu. Ia akhirnya mengaku tahu kegiatan itu.