Omzet Waralaba Lokal Ini Rp180 Miliar

Perusahaan waralaba makanan ini meraih omzet dari 180 gerai di Indonesia dan mancanegara.

Kamis, 13 Oktober 2011, 05:01 WIB
Syahid Latif, Sukirno
Es Teler 77 (flickr.com)

VIVAnews - Perusahaan waralaba lokal kini tidak bisa dipandang sebelah mata di tengah gempuran industri sejenis dari negara luar. Situasi itu setidaknya dibuktikan PT Top Food Indonesia dengan produknya Es Teler 77 yang diperkirakan meraup omzet hingga Rp180 miliar per bulan selama 2011.

Omzet perusahaan ini berkat penjualan produknya di 180 gerai di seluruh Indonesia dan mancanegara.

"Pendapatan per gerai antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar per bulan, tapi tergantung ukuran gerai juga," kata Direktur Pemasaran Top Food Indonesia, Andrew Nugroho, di Tangerang, Banten.

Andrew menjelaskan, untuk membuka satu gerai Es Teler 77 membutuhkan investasi mencapai Rp600-900 juta dengan standar tempat berukuran antara 100-150 meter persegi.

"Tergantung luas dan kondisi. Kadang ada yang sudah siap, ada yang perlu renovasi saja," kata dia.

Kontrak waralaba di Es Teler 77, Andrew melanjutkan, selama ini berlaku untuk lima tahun dengan royalti fee standar 4-4,5 persen. Namun, Andrew tidak bersedia menjelaskan proses mendapatkan franchise di perusahaannya.

Untuk memperoleh pasokan bahan baku, selama ini, pengelola Es Teler 77 senantiasa menggunakan produk pertanian dari petani lokal. Sementara itu, untuk waralaba yang beroperasi di luar negeri, bahan baku dipasok dari petani setempat.

"Bahan baku 99,9 persen lokal. Bahkan, kami cari sampai ke Sumatera Utara untuk memasok ke Jakarta," kata dia. "Bahan yang dipakai bukan bahan yang dibudidayakan, tapi dari petani kecil melalui pengepul".

Hingga saat ini, kata Andrew, waralabanya telah mencapai 180 gerai dari sekitar 35 mitra. Kepemilikan dari total 180 gerai itu, 60 persen dimiliki oleh perusahaan dan 40 persen sisanya adalah mitra. "Ada satu orang yang punya 15-20 cabang," ujar dia. (art)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Es Teler 77 pemain lama dan sudah tahu banyak soal strategi marketing, wajar kiranya omsetnya mencapai sebanyak itu. Tapi gimanapun hal ini bisa menjadi inspirasi bisnis bagi pemula/pemain baru yang ingin terjun ke dunia bisnis(terutama bisnis kuliner):)
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ