Bisnis

Jumlah PNS dan Besarnya Anggaran Gaji

Komposisi paling banyak berada di usia 46-50 sebanyak 953.546 PNS.

Jum'at, 17 Juni 2011, 12:11 WIB
Nur Farida Ahniar
Pegawai Negeri Sipil (PNS) (VIVAnews/Adri Irianto)

VIVAnews - Pegawai Negeri Sipil (PNS) tengah menunggu pencairan gaji ketigabelas Juli nanti. Pencairan yang biasanya bulan Juni tertunda karena peraturan pemerintah yang belum diteken.

Pembayaran gaji ketigabelas itu sudah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN )2011.

Seperti diketahui, pembayaran gaji PNS memakan anggaran cukup besar. Pemerintah sendiri menganggarkan Rp180,6 triliun atau 2,6 persen dari produk domestik bruto (PDB). Dari jumlah itu, sekitar Rp91,2 triliun atau 50,5 persen dialokasikan pada pos belanja dan tunjangan pegawai.

Anggaran itu naik Rp17,9 triliun atau 11 persen jika dibanding alokasi APBN Perubahan 2010 sebesar Rp162,7 triliun.

Pemerintah juga telah menaikkan gaji PNS sebesar 10-15 persen tahun ini. Dengan adanya kenaikan gaji tersebut, gaji pokok terendah PNS sebesar Rp1,175 juta bagi pegawai Golongan I A dengan masa kerja 0 tahun. Gaji pokok tertinggi dinikmati pejabat eselon I atau Golongan IV E dengan masa kerja 32 tahun sebesar Rp4,1 juta.

Untuk gaji pokok anggota TNI/Polri dengan pangkat terendah sebesar Rp1,23 juta. Sementara itu, gaji pokok terbesar, Rp4,2 juta, diperuntukkan bagi pangkat tertinggi yaitu jenderal, laksamana, marsekal, atau jenderal polisi dengan masa kerja 32 tahun.

Besarnya anggaran itu kerap menimbulkan kritikan karena PNS masih dianggap terlalu gemuk dan kurang efisien dalam bekerja. Sebenarnya berapa jumlah PNS di Indonesia?

Berdasarkan laman Badan Kepegawaian Negara, jumlah PNS pada 2010 sebanyak 4.598.100 orang. Dari rentang usia 18-65, komposisi paling banyak berada usia 46-50 sebanyak 953.546 orang, dan usia 41-45 sebanyak 882.313 orang.

Sementara itu, komposisi tingkat pendidikan mulai dari Sekolah Dasar hingga S3. paling banyak Sekolah Menengah Atas 1.602.209 orang, yang disusul Sarjana Strata 1 sebanyak 1.426.215 orang.

PNS pria lebih banyak dibanding perempuan, yaitu 2,46 juta, sedangkan PNS perempuan 2.137 juta. PNS golongan III paling banyak jumlahnya yaitu 2,178 juta dan Golongan II sebanyak 1,433 juta orang.

PNS terdiri atas tiga golongan yaitu fungsional umum sebanyak 2,279 juta, fungsional tertentu 2,09 juta, dan pejabat struktural sebanyak 219.029 orang. Dari pejabat struktural itu, paling banyak Eselon IV yaitu 162.557 orang. Sementara itu, eselon I sebanyak 540 orang.

Untuk jabatan fungsional tertentu, terdiri atas tenaga pendidik/guru yaitu 1.688.679, tenaga medis 23.651, tenaga paramedis 163.494, dosen/lecturer/guru besar sebanyak 77,951, dan lainnnya 145.873 orang. (art)

• VIVAnews
Rating
Komentar
Mohammad Ali Ridlo
11/10/2011
Nah lho coba masa kerja 32 th dg gol IV/e gajinya "hanya" 4 jt-an...klw swasta yg mapan masa kerja 5 th sdh bisa dpt gaji 20 jt-an ... ngapain seh jd PNS ?
Balas   • Laporkan
varduxx
04/07/2011
program sertifikasi guru dan pemberian insentif perlu dikaji ulang dan diperketat. Insentif seharusnya diperuntukan bagi mereka yang benar2 profesional dan berfungsi baik. jangan asal-asalan dan kong-kalikong.
Balas   • Laporkan
rani
23/06/2011
berpikir di tengah2,, jangan jelek2 nya aja yg liat,,
Balas   • Laporkan
alpacino
23/06/2011
Serba salah di negeri ini, PNS pensiun dipercepat nanti jadi pengangguran, TKI di moratorium jadi pengangguran juga sedang negara belum bisa menciptakan lapangan kerja di dalam negeri. Lantas mau jadi apa ya ???
Balas   • Laporkan
cipluk
23/06/2011
Yang komentar pasti bukan PNS.
Balas   • Laporkan
hamba allah
22/06/2011
Setuju peraturan pensiun dini PNS ditetapkan pada usia 40th - 45th karena kinerjanya masih menganut budaya birokrasi (tdk Produktif) padahal zamannya sudah komputerisasi dan Teknologi IT lebih canggih yg dimiliki generasi muda skrg.
Balas   • Laporkan
sae
21/06/2011
PNS merupakan variable dalam sistem kerja, jika ada PNS mangkir itu kesalahan dari manajemen kepemimpinan. Masih banyak kerjaan jika mau menggali, bayangkan saja potensi SDA yang besar di Negeri ini belum dioptimalkan, malah Negara Barat yang menggali
Balas   • Laporkan
jakarta1945
19/06/2011
Duh, masalah gaji aja pada ribut,,,,rezeki itu dah ada yg atur,,,,yg penting propesional,,,,,,nah itu dia masalah nya masih banyak OKNUM PNS yg pungli dan korup,,semoga seluruh rakyat NKRI (bukan hanya PNS) dibersihkan hatinya,,,
Balas   • Laporkan
MOELYADI
18/06/2011
PNS.. kerjaan gampang yg di bikin sulit...
Balas   • Laporkan
suyadi mexit
18/06/2011
Gaji PNS udah terlalu tinggi dibanding kinerjanya, apalagi guru yang sudah bersertifikasi, untuk hidup udah jauh lebih tinggi dibanding guru swasta yg gajinya cuma 500rb atau buruh yg cuma 800rb per bulan. MENPAN ataupun BKD kurang mengawasi kinerja pegaw
Balas   • Laporkan
sazongxo | 01/07/2011 | Laporkan
Ayah saya guru bersertifikasi :( tp buat biayain kul sy kadang ga cukup..beliau masih harus bertani buat tambah2an uang kuliah sy..
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ