VIVAnews - PT Sumber Alfaria Trijaya meluncurkan program pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk para pedagang sebagai bentuk kepedulian terhadap pengusaha kecil dan menengah.
Jaringan distribusi ritel terkemuka itu menyadari pengusaha kecil dan menengah merupakan salah satu penopang perekonomian nasional yang selama ini tetap dapat bertahan dengan segala keterbatasannya.
Sesuai visinya, Alfamart menjadi jaringan distribusi ritel terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas dan berorientasi kepada pemberdayaan pengusaha kecil.
Diakui Brand Manager Alfamart Cabang Klaten yang membawahi wilayah DIY, Jawa Tengah dan Jawa Timur, T. Andon Swasono Putro, Alfamart ada saat ini dan yang akan datang hadir bukan untuk mematikan para pedagang kecil. Melainkan ingin menjadi mitra yang bisa menguntungkan dari dua belah pihak.
"Dalam program ini, Alfamart membantu pedagang kecil yang sudah eksis dengan memberikan training atau pelatihan tentang bisnis ritel yang sesungguhnya," ujar Andon didampingi Coordinator Licanse Alfamart, Gandung Sandya WST disela-sela pembukaan gerai Alfamart di Jalan Letjen Suprapto Pacitan, Minggu 20 Januari 2011.
Kedepannya, selain memberikan pelatihan, secara bertahap pihaknya juga akan memberikan bantuan kios kepada pedagang kecil. Program tersebut merupakan bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat yang terus menerus dilakukan oleh Alfamart.
"Saat ini program kios difokuskan di wilayah Jabodetabek, ada sekitar 1300 kios diberikan kepada pedagang kecil dan secara bertahap program itu juga akan kita berdayakan di Pacitan," ujarnya.
Diakui Andon, selain memberikan pelatihan bagi pedagang kecil, Alfamart juga menggelontorkan program Store Sales Point. Program ini bertujuan mendekatkan para pedagang ritel kecil (asongan, kios rokok, warung, istitusi serta koperasi) agar di masa mendatang bisa bersaing di tengah pertumbuhan ritel modern.
"Program ini diprioritaskan untuk penjualan ke pedagang kecil dan koperasi atau institusi di sekitar area coverage toko Alfamart dengan harga khusus, tujuannya untuk memberikan harga terbaik di kalangan pedagang kecil dengan keuntungan yang wajar," ungkap Andon.
Program ini juga akan memberikan kemudahan ketersediaan barang di kalangan pedagang kecil dengan mendapatkan harga beli yang dapat dijual kembali kepada konsumen."Yang jelas ini akan sangat membantu pedagang kecil dengan harga yang kompetitif," selorohnya.
Sejauh ini, Andon menjamin, keberadaan Alfamart akan memberikan kontribusi positif bagi peluang usaha dan peningkatan ekonomi masyarakat Pacitan.
"Selain pedagang kecil berdaya, hal ini juga akan menjadi modal penguatan program pemberdayaan yang dilakukan pemerintah,satu sisi akan membuka lapangan kerja dan mengurangi tingkat pengangguran, di sisi lain pemasukan pajak akan meningkat, begitu juga keindahan tata ruang kota akan terjaga," paparnya.