Bisnis

Ekonom Arif Arryman di Mata Rizal Ramli

Arryman turut menyumbangkan pemikiran kritis tentang persoalan-persoalan ekonomi.

Selasa, 7 September 2010, 19:55 WIB
Hadi Suprapto
Ekonom Arif Arryman (Semen Gresik)

VIVAnews - Ekonom Arif Arryman telah tutup usia. Pemikirannya telah memberi warna bagi perekonomian Indonesia.

Mantan Menko Ekonomi dan Industri Rizal Ramli mengatakan, Arryman turut menyumbangkan pemikiran kritis tentang persoalan-persoalan ekonomi, terutama saat dia berada di Econit, sebuah lembaga independen yang menganalisa ekonomi, industri, perbankan, dan keuangan.

Arryman bergabung dengan Econit pada 1994, setahun setelah Econit berdiri. Lembaga think tank ini didirikan Rizal Ramli, Laksamana Sukardi, MS Zulkarnaen, Nasyith Majidi, dan Uus Drajad Kuswara.

"Pemikirannya sangat luas. Tidak linier. Setiap pengambilan keputusan, selalu meninjau dari berbagai sisi," kata Rizal saat dihubungi VIVAnews, Selasa 7 September 2010.

Rizal Ramli mengajukan Judicial ReviewRizal mengatakan, Arryman memiliki integritas sangat tinggi. Keinginan kuat menegakkan good governance membuat dia bekerja di lintas profesi. Dia membentuk Tim Implentasi Standar Internasional Pelaporan Keuangan (IFRS) di Badan Usaha Milik Negara. "Dia orang engineering, tapi dia sangat peduli pada good governance," katanya.

Arryman menamatkan teknik industri di Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia meraih gelar master pada dua bidang disiplin ilmu. Master bidang teknik di Asian Institute of Technology di Bangkok, Thailand, dan master ekonomi dari Universitas Sorbonne, Perancis. Sedangkan gelar doktor ekonominya diperoleh dari dari University Paris - IX Dauphine, Perancis.

Arryman tutup usia hari ini pukul 15.30 WIB. Dia meninggal di rumahnya di  Duren Tiga, Jakarta Selatan akibat serangan jantung. Sebelumnya dia pernah menderita kanker, namun penyakitnya telah membaik.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial