VIVAnews - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menembus level tertinggi baru saat awal transaksi hari ini, Senin 6 September 2010.
Menurut tim riset PT Phillip Securities Indonesia, IHSG dibuka menguat diperkirakan terbawa sentimen positif pasar Amerika akhir pekan lalu yang positif dan diikuti indeks saham di bursa regional.
Namun, sekuritas tersebut mengaku investor tetap harus mewaspadai aksi ambil untung (profit taking) dan penjualan saham menjelang libur panjang hari raya Idul Fitri atau Lebaran.
Mega Capital memproyeksikan, IHSG hari ini bergerak pada level batas bawah (support) 3.130 dan batas atas (resistance) 3.190.
Pada pembukaan perdagangan Senin, IHSG menguat 7,45 poin (0,24 persen) ke level 3.171,72. Pada transaksi akhir pekan lalu, Jumat 3 September 2010, IHSG juga mencatatkan rekor baru karena ditutup terangkat 42,13 poin atau 1,34 persen di posisi 3.164,28
Indeks bursa Asia pada saat IHSG dibuka seluruhnya juga bergerak positif. Indeks Hang Seng terangkat 189,50 poin (0,90 persen) ke level 21.161,00, Shanghai Composite menguat 24,04 poin atau 0,91 persen di posisi 2.679,43, dan Straits Times naik 12,38 poin (0,41) menjadi 3.014.94.
Sementara itu, bursa Wall Street pada perdagangan Jumat sore waktu New York atau Sabtu dini hari WIB kembali bergerak positif.
Indeks harga saham Dow Jones terangkat 127,83 poin (1,24 persen) menjadi 10.447,93, Standard & Poor's 500 menguat 14,41 poin atau 1,32 persen ke level 1.104,51, dan indeks harga saham teknologi Nasdaq naik 33,74 poin (1,53 persen) di posisi 2.233,75. (hs)