VIVAnews - Sejumlah saham diprediksi akan menjadi target beli para investor pada transaksi hari ini, Jumat, 3 September 2010, terutama di sektor komoditas tambang. Tentunya, hal itu berpotensi mempengaruhi pergerkan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Menurut pengamat pasar modal Arief Budisatria, saham sektor pertambangan akan menjadi incaran di akhir pekan ini. Pasalnya, secara teknis menunjukkan adanya peluang pembalikan arah menguat (rebound) setelah dua hari terakhir ini terkoreksi.
"Selain itu, harga komoditas yang cenderung meningkat akan menopang pergerakannya," tuturnya kepada VIVAnews di Jakarta.
Saham tambang tersebut, kata dia, di antaranya PT Adaro Energy Tbk (ADRO). Sebab, selain faktor tadi, kabarnya perseroan akan melakukan aksi korporasi dalam waktu dekat.
Arief menuturkan, selain saham-saham komoditas tambang, industri konsumer dan perbankan juga boleh menjadi pertimbangan berinvestasi. Faktor performa kinerja perseroan yang menjanjikan menjadi sentimen positif.
"Sahamnya seperti INDF (PT Indofood Sukses Makmur Tbk) dan BBRI (PT Bank Rakyat Indonesia Tbk), serta BMRI (PT Bank Mandiri Tbk)," ujar dia.
Tentunya, Arief mengaku aksi akumulasi saham-saham tersebut berpotensi mendorong IHSG menguat kembali dari tekanan jual kemarin.
Dia memproyeksikan, IHSG akhir pekan ini berpotensi bergerak menuju kisaran level batas bawah (support) 3.150 dan batas atas (resistance) 3.115.
Arief mengakui, sentimen indeks regional maupun global sepertinya tidak terlalu mempengaruhi pergerakan IHSG. Buktinya pada transaksi Kamis, meski bursa eksternal positif, indeks domestik terkoreksi.
Pada transaksi Kamis 2 Agustus 2010, indeks kembali negatif setelah terkoreksi 13,17 poin atau 0,42 persen ke level 3.122,15 dari perdagangan Rabu 1 September 2010, yang terangkat di posisi 3.135,31 atau menguat 53,43 poin (1,73 persen).
Sedangkan indeks bursa Asia saat IHSG ditutup bergerak positif. Indeks Hang Seng menguat 245,09 atau 1,19 persen di posisi 20.868,92, Nikkei 225 terangkat 135,82 poin (1,52 persen) ke level 9.062,84, dan Straits Times naik 3,83 poin atau 0,13 persen menjadi 2.986,66.
Sementara itu, bursa Wall Street pada perdagangan Kamis sore waktu New York atau Jumat dini hari WIB kembali bergerak positif.
Indeks harga saham Dow Jones naik 50,63 poin (0,49 persen) menjadi 10.320,10, Standard & Poor's 500 menguat 9,81 poin atau 0,91 persen ke level 1.090,10, dan indeks harga saham teknologi Nasdaq naik 23,17 poin (1,06 persen) di posisi 2.200,01. (kd)