Bisnis

Diburu Investor Kaya, Harga Emas Melejit

Harga emas telah melonjak 14 persen sepanjang tahun ini. Puncaknya pada 21 Juni lalu.

Kamis, 2 September 2010, 15:29 WIB
Hadi Suprapto
Emas Batangan (VIVAnew/Ist)

VIVAnews - Harga emas dunia kian melaju mendekati angka tertinggi setelah sejumlah investor kaya memburu emas untuk menyelamatkan kekayaan mereka.

Harga pengiriman emas naik 0,2 persen menjadi US$1.247,25 per ons. Sementara itu pada perdagangan tengah hari ini di Tokyo, komoditas emas diperdagangkan pada US$1.246,75. Kemarin harga emas sempat menyentuh US$1.254,73 alias level tertinggi sejak 28 Juni.

Harga emas telah melonjak 14 persen sepanjang tahun ini. Puncaknya pada 21 Juni dengan harga US$1.265,30. 

Hwang Doo Il, senior trader di KEB Futures Co, Seoul, memprediksi harga emas dapat menguji rekor. Harga pengiriman Desember di Comex, New York, itu sedikit berubah menjadi US$1.248,50.

Pada kuartal kedua, investor membeli 291,3 metrik ton di exchange-trade funds (ETFs), meningkatkan 36 persen. Harga emas di ETFs tidak hanya dipengaruhi oleh logamnya sendiri, melainkan juga perdagangan, layaknya saham. Sehingga investor melakukan spekulasi dengan memburu komoditas tanpa pengiriman fisik.

Sejumlah analis memprediksi pada 2011 harga emas bakal melonjak hingga US$1.500. Sementara itu di Indonesia, di PT Aneka Tambang Tbk, harga emas berada pada Rp365 ribu per gram. (Bloomberg)

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial