Proyeksi Inflasi Tinggi Dorong IHSG Turun

Awal transaksi, indeks di BEI melemah 19,42 poin (0,63 persen) ke level 3.080,15.

Selasa, 31 Agustus 2010, 09:47 WIB
Antique
Bursa Efek Indonesia (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali dibuka dengan pelemahan pada transaksi hari ini, Selasa 31 Agustus 2010.

Menurut tim riset PT Phillip Securities Indonesia, IHSG kembali melanjutkan penurunannya pagi ini didorong sentimen negatif dari bursa Amerika dan pengumuman inflasi Agustus besok yang diperkirakan cukup tinggi sekitar satu persen.

Sekuritas tersebut memproyeksikan IHSG hari ini bergerak pada level batas bawah (support) 3.075 dan batas atas (resistance) 3.125.

Pada pembukaan perdagangan Selasa, IHSG terkoreksi 19,42 poin (0,63 persen) ke level 3.080,15. Penurunan itu melanjutkan pergerakan serupa pada prapembukaan (pre-opening) yang sempat melemah 14,52 poin atau 0,47 persen di posisi 3.085,04.

Pada transaksi awal pekan ini atau Senin 30 Agustus 2010, IHSG juga ditutup negatif setelah turun tipis 5,16 poin (0,17 persen) ke level 3.009,56.

Indeks bursa Asia pada saat IHSG dibuka sebagian besar juga bergerak negatif. Indeks Hang Seng terkoreksi 177,38 poin (0,86 persen) ke level 20.559,84, Nikkei 225 melemah 236,93 poin atau 2,59 persen di posisi 8.912,33, dan Straits Times turun 18,46 poin (0,62) menjadi 2.938.60.

Sementara itu,  bursa Wall Street pada perdagangan Senin sore waktu New York atau Selasa dini hari WIB kembali bergerak negatif.

Indeks harga saham Dow Jones terkoreksi 140,92 poin (1,39 persen) menjadi 10.009,73, Standard & Poor's 500 melemah 15,67 poin atau 1,47 persen ke level 1.048,92, dan indeks harga saham teknologi Nasdaq turun 33,66 poin (1,56 persen) di posisi 2.119,97. (art)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ