Subsidi Pengembangan Teknologi Dikurangi

Krisis dan kelangkaan energi yang terjadi saat ini harus dilihat sebagai peluang ekonomi.

Senin, 22 Desember 2008, 23:23 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Shinta Eka Puspasari
Wakil Presiden Jusuf Kalla (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Pemerintah akan berusaha mengurangi beban anggaran dengan memangkas subsidi dengan konversi, pengembangan teknologi.

"Selain itu mengurangi utang," kata Jusuf Kalla saat menutup Musyawarah Nasional V Kamar Dagang Indonesia (Kadin) di Jakarta Convention Center, Senin 22 Desember 2008. Menurutnya, krisis dan kelangkaan energi yang terjadi saat ini harus dilihat sebagai peluang ekonomi. "Jangan hanya minta pembebasan pajak," tambahnya.

Pemerintah, kata dia,  selalu ingin dunia usaha berjalan dengan baik. Namun, kadang-kadang ada kesalahanpahaman dan anggapan ada persoalan saat Pemerintah membantu pengusaha. "Padahal kalau tidak membantu pengusaha, bagaimana lapangan kerja, pajak, dan memberi nilai tambah," kata dia.

Menurutnya, Pemerintah dan pengusaha tidak terpisahkan karena pengusaha juga tidak bisa berjalan tanpa pemerintah membangun infrastruktur, dan aturan-aturan yang baik.

"Sekarang yang terpenting spirit nasionalisme yang kuat," kata dia.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ