Transaksi Rp5 Triliun, IHSG Catat Rekor Lagi

Indeks di BEI berakhir menguat 6,22 poin atau 0,19 persen ke level 3.145,13.

Kamis, 26 Agustus 2010, 16:44 WIB
Antique
Bursa saham Indonesia (Antara)

VIVAnews - Rekor tertinggi baru indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali tertoreh pada akhir transaksi Kamis 26 Agustus 2010. Meski demikian, sepanjang perdagangan hari ini, IHSG sempat mengalami tekanan jual.

Maxi Liesyaputra, analis PT BNI Securities berpendapat, ramainya aksi beli investor yang didorong menguatnya sentimen dari bursa global dan pergerakan harga komoditas karena kenaikan harga minyak menjadi pemicu penguatan IHSG.

Pemodal asing meramaikan transaksi di pasar reguler. Mereka memilih melakukan pembelian saham sebesar Rp1,02 triliun dan hanya melepas Rp981,86 miliar, sehingga terjadi pembelian bersih (net buying) Rp372,81 miliar.

Pada penutupan transaksi hari ini, IHSG menguat 6,22 poin atau 0,19 persen ke level 3.145,13. Pergerakan itu melanjutkan penguatan pada akhir sesi pertama yang naik 2,42 poin (0,07 persen) di posisi 3.141,33.

Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp5,31 triliun dan volume tercatat 16,85 juta lot dengan frekuensi 161.533 kali. Sebanyak 124 saham menguat, 90 melemah, 82 stagnan, dan 183 saham tidak terjadi transaksi.

Indeks bursa Asia saat IHSG ditutup sebagian besar juga bergerak positif. Indeks Shanghai Composite menguat 6,90 atau 0,27 persen di posisi 2.603,48, Nikkei 225 terangkat 61,09 poin (0,69 persen) ke level 8.906,48,  dan Straits Times naik 1,54 poin atau 0,05 persen menjadi 2.928,09.

Di Bursa Efek Indonesia, saham unggulan yang mengontribusi kenaikan IHSG cukup besar di antaranya saham PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) yang terangkat Rp1.250 atau 7,48 persen ke level Rp17.950, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menguat Rp1.000 (5,61 persen) menjadi Rp18.800, dan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) naik Rp150 atau 1,61 persen di posisi Rp9.450.

Berdasarkan data transaksi di Bloomberg pukul 16.00 WIB, nilai tukar rupiah bercokol di posisi 8.987 per dolar AS dari transaksi sesi pertama yang berada di level 8.977 per dolar AS.

Sedangkan berdasarkan data kurs tengah BI, rupiah sore ini berakhir di posisi 8.984 per dolar AS. Pada perdagangan Rabu 25 Agustus 2010, mata uang lokal tersebut berakhir di level 8.976 per dolar AS. (art)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ