VIVAnews - Beberapa investor siap mengakuisisi perusahaan oleokimia milik Grup Domba Mas, jika hingga September 2010, PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk belum menyelesaikan rencana akuisisinya.
"Ada dua hingga tiga investor yang sudah menyatakan minatnya selain Bakrie," kata Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), Riswinandi, di sela Gelar Karya Mitra Binaan Bank Mandiri di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu 25 Agustus 2010.
Menurut Riswinandi, ketiga calon investor yang sudah mengantre tersebut adalah perusahaan minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) lokal.
Sesuai rencana semula, menurut Riswinandi, pembicaraan penyelesaian akuisisi Domba Mas oleh Bakrie Sumatera akan selesai pada September mendatang.
Manajemen hingga saat ini belum mengambil keputusan apakah akan memperpanjang masa negosiasi atau mengakhiri pembicaraan dan membuka peluang masuknya investor baru.
Riswinandi mengatakan, ketiga investor tersebut nantinya diperkenankan mengakuisisi Domba Mas jika penyelesaian aksi korporasi itu oleh Bakrie Sumatera tidak mendapat restu dari Bank Mandiri.
Bank Mandiri selama ini meminta agar akuisisi Domba Mas dilakukan untuk seluruh asetnya, tidak terbatas pada bisnis oleokimianya.
Di samping akuisisi seluruh aset Domba Mas, Bank Mandiri juga menginginkan pembayaran utang perusahaan CPO itu termasuk bunganya.
Sebelumnya, manajemen Bakrie Sumatera Plantations menyatakan proses akuisisi Domba Mas hingga saat ini tidak terhambat persoalan substansial. Penandatanganan Shares Purchase Agreement (SPA) untuk transaksi akuisisi saham-saham dari enam perusahaan di industri oleokimia milik Domba Mas Group juga telah dilakukan.
"Jadi sebenarnya, untuk perusahaan-perusahaan Domba Mas Group di bidang oleokimia, secara prinsip tidak ada lagi masalah," kata Sekretaris Perusahaan Bakrie Sumatera, Fitri Barnas, beberapa waktu lalu. (hs)