VIVAnews - Otoritas bursa menetapkan status efek yang bergerak di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA) untuk saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI).
"Telah terjadi peningkatan harga dan aktivitas transaksi saham MAPI yang di luar kebiasaan dibandingkan periode sebelumnya," kata Direktur Utama BEI, Ito Warsito, dalam penjelasan tertulis bursa yang dipublikasikan di Jakarta, Selasa 24 Agustus 2010.
Saham Mitra Adiperkasa mengalami volatilitas transaksi pada periode 5-9 Agustus 2010. Saham berkode perdagangan MAPI itu menguat Rp140 dari level Rp670 pada 5 Agustus 2010 menjadi Rp810 di akhir transaksi 9 Agustus 2010.
Perseroan menyatakan, pergerakan harga saham tersebut merupakan transaksi pasar atas reaksi positif terhadap kinerja perseroan setelah dipublikasikannya hasil kinerja semester I-2010 pada 30 Juli 2010.
"Kami tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan pemodal," kata manajemen Mitra Adiperkasa.
Perusahaan ritel itu membukukan penjualan bersih pada paruh pertama 2010 sebesar Rp2,15 triliun dari Rp1,9 triliun pada periode sama tahun sebelumnya. Laba usaha meningkat 52 persen dari Rp123 miliar menjadi Rp186 miliar, sedangkan laba bersih tercatat Rp100 miliar.
Sekretaris Perusahaan Mitra Adiperkasa, Fetty Kwartati, mengatakan pada kuartal III-2010, perseroan akan membuka SOGO Department Store di Central Park, Jakarta Barat.
Sementara itu, pada transaksi sesi pertama hari ini, harga saham Mitra Adiperkasa melemah Rp10 (0,82 persen) ke level Rp1.200. (hs)