VIVAnews - Aksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menambah kepemilikan sahamnya pada PT Indonesia Chemical Alumina Tayan (INCA) dengan penambahan dana sekitar US$525.000 dalam kepemodalan perusahaan tersebut diprediksi menjadi sentimen positif ke sahamnya.
"Total kepemilikan ANTM pada perusahaan tersebut mencapai 80 persen, dari sebelumnya hanya memiliki 65 persen," ujar Asti Pohan, analis PT BNI Securities melalui risetnya kepada VIVAnews di Jakarta, Rabu 11 Agustus 2010.
INCA merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penambangan dan pengelolaan alumina di Tayan Kalimantan. Proyek tersebut sendiri rencananya akan aktif beroperasional pada tahun 2011-2012.
Meski belum memasukkan proyek INCA dalam proyeksi kinerja ANTM, kata Asti, diyakini penjualan INCA akan mudah terserap, mengingat Indonesia selama ini hanya sebagai importir alumina meski merupakan produsen alumina.
Tahun ini, ia memproyeksikan kinerja ANTM lebih baik, terutama pada level laba bersih. Hal tersebut, terbantu dengan harga komoditas emas dan nikel yang lebih baik. Apalagi, volume penjualan emas perseroan akan lebih besar, setelah tambang Cibaliung beroperasi pada semester II tahun ini.
"Harga wajar ANTM berada pada Rp2.450, sehingga kami merekomendasikan hold (koleksi)," kata Asti. (hs)