VIVAnews -- PT Trikomsel Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp83,19 miliar atau naik 45,8 persen pada semester pertama tahun 2010 dibandikan periode yang sama tahun 2009 sebesar Rp57 miliar.
Kontribusi terbesar dari kenaikan laba bersih berasal dari penjualan telepon seluler yang memberikan marjin pendapatan bersih hingga 6 persen dari Rp1,87 triliun menjadi Rp1,99 Triliun.
Hal ini menyebabkan marjin laba kotor dan laba bersih masing-masing naik 13 persen dan 3,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara, laba kotor perseroan sebesar Rp71,66 miliar atau 29,4% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yaitu dari Rp243,74 miliar per 30 Juni 2009 menjadi Rp315,40 triliun per 30 Juni 2010.
Sampai dengan semester 2010, laba usaha Perseroan tumbuh sebesar Rp38,62 miliar atau 32,4% menjadi Rp157,77 miliar dari laba usaha semester pertama 2009 sebesar Rp119,15 miliar, EBITDA meningkat 21,3% dari Rp131,59 miliar menjadi Rp159,65 miliar.
Sementara total aktiva dan kewajiban masing-masing mengalami kenaikan sebesar Rp489,71 miliar dan Rp414,38 miliar atau 31,8% dan 46,9%.
“Kenaikan ini disebabkan oleh pembayaran di muka barang dagangan untuk mendapatkan marjin lebih besar," ujar Presiden Direktur Sugiono Wiyono dalam keterbukaan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia.