Bisnis

Ibukota Pindah, Menkeu Siap Dana Berapapun

"Kalau memang dari pemerintah dimintakan, Menteri Keuangan tentu akan menyiapkan."

Selasa, 27 Juli 2010, 17:42 WIB
Antique, Agus Dwi Darmawan
Presiden SBY dan Agus Martowardojo di Cikeas (Biro Pers Istana Presiden/Abror Rizki)

VIVAnews - Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo tidak mau berkomentar tentang rencana perpindahan Ibukota Negara Republik Indonesia ke Kota Palangkaraya di Kalimantan.
 
"Saya tidak mau komentar," kata Agus kepada VIVAnews di Kantor Kementerian Keuangan, Selasa 27 Juli 2010. Alasannya adalah sebagai menteri ia tidak membidangi hal itu.
 
Menurut Menkeu, ranah perpindahan Ibukota Negara itu semuanya ada di Bappenas sebagai Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Kapasitas Menteri Keuangan hanya mengikuti kalau memang akan dipindahkan.
 
"Kalau mau pindah ya ikut," ujar Agus sambil tertawa.
 
Tentang perkiraan besarnya dana kalau memang Ibukota Negara akan dipindah, Agus sendiri tidak mengetahuinya. Semuanya tentu tergantung institusi yang mengusulkan.
 
"Kalau memang dari pemerintah dimintakan, Menteri Keuangan berapa pun tentu akan menyiapkan," katanya.

• VIVAnews
Rating
Komentar
adityo
29/09/2010
kalau pindah ke palangkaraya ubah aja nama palangkaraya jadi daerah ibukota raya jadi bagus loh.Dibangun dengan bagus dong tapi inget tetap hijau dan tidak merusak lingjungannya kalau ga mampu pindahi pemerintahannya saja.hemat dan praktis.buat seperti as
Balas   • Laporkan
ade fatikh
16/08/2010
kalau jadi ibu kota pinda keluar pulau kacian bapak kota jadi duda ...
Balas   • Laporkan
tri abiyasa
01/08/2010
Mulailah tuk Berfikir cerdas, Omong berkualitas n Realistis tuk ngebangun negeri yg terhormat n rakyat sejahtera. Jakarta nih Otak n Jantungnya Indonesia yg sudah mulai demam akibat keblebek, sumpeg, padet n macet. Yuk kita sama2 kasih solusi yg baik.
Balas   • Laporkan
tri abiyasa
31/07/2010
NKRI ini terbangun dari ribuan pulau. Saya setuju Kepresidenan N DPR tetap di Jakarta. Tapi Kantor Kementrian harus disebar di beberapa Kota Provinsi agar pembangunan bisa imbang n merata. Jakarta sudah berjubal masalah, ngga strategis tuk ngatur negara.
Balas   • Laporkan
daqeeem
30/07/2010
ya mending diratin aja dulu..jangan asal pindahi ibukota..berat kelihatanya jika ibukota dipindah ke borneo..
Balas   • Laporkan
jemmy
29/07/2010
pembangunan aja dibuat merata, infrastruktur dll,otomatis jkt gak ruwet...
Balas   • Laporkan
ujang
29/07/2010
garut kebagian ga ya hahahaha
Balas   • Laporkan
borneo
28/07/2010
datang saja..naik gunung,turun gunung,pergi ke laut dikejar gorila dan kera2 hutan...boleh tu..salah satu program pengurangan penduduk.Sama kayak program kompor gas,kompor gas korbannya masyarakat miskin,kalau program ini,khusus buat yg berduit ha ha
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial