VIVAnews - Nilai tukar rupiah di pasar spot antarbank Jakarta diprediksi bergerak positif dan mencoba mendekati level psikologis 9.000 per dolar Amerika Serikat pada transaksi hari ini, Selasa 27 Juli 2010.
Johny, dealer valas PT Bank Mutiara Tbk berpendapat, rupiah cenderung bergerak menguat karena terbawa sentimen positif mata uang regional yang rata-rata menguat terhadap dolar AS pada transaksi pagi ini.
"Rupiah saat dibuka pagi ini menguat di kisaran 9.025-9.030 per dolar AS," kata dia kepada VIVAnews di Jakarta, hari ini.
Johny menambahkan, pergerakan positif bursa Wall Street semalam yang diprediksi akan diikuti pasar saham dalam negeri turut menjadi faktor penggerak rupiah di hari ini.
"Sepertinya, kalau tidak berhasil menembus level psikologisnya, rupiah akan bergerak di kisaran level 9.010-9.030 pada transaksi hari ini," tuturnya.
Berdasarkan data transaksi di Bloomberg hari ini pukul 08.30 WIB, mata uang nasional itu bergerak di posisi 9.023 per dolar AS. Sedangkan pada penutupan Senin 26 Juli 2010, di pasar spot antarbank Jakarta, mata uang lokal itu berakhir pada kisaran 9.025-9.035 per dolar AS.
Sementara itu, menurut data kurs tengah mata uang asing Bank Indonesia, rupiah bertengger di level 9.040 per dolar AS dari perdagangan sehari sebelumnya yang berakhir di posisi 9.055 per dolar AS.