VIVAnews - PT Bank Mandiri Tbk menargetkan memperoleh hasil kredit macet sebesar Rp1 triliun. Sedangkan untuk penjualan saham PT Garuda Indonesia (Persero) sebesar Rp967 miliar.
Menurut Direktur Bank Mandiri Thomas Arifin, pendapatan dari kredit macet tersebut tergantung dari penyelesaian tunai (cash) dan tidak tunai (non cash). Beberapa debitur bandel seperti Benua Indah dan Domba Mas.
"Pendapatan itu tergantung penyelesaian. Kita harapkan mendapatkan Rp1 triliun cash," ujar dia di Bank Mandiri Jakarta Jumat 23 Juli 2010.
Hingga Juni 2010, Bank Mandiri mendapatkan Rp600 miliar dari debitur bermasalahnya.
Pendapatan itu bisa bertambah dengan adanya penjualan saham Garuda sebesar 10 persen. Jika nanti Garuda melakukan penawaran saham perdana (IPO), Bank Mandiri akan mendapatkan setidaknya Rp967 miliar. (sj)