VIVAnews - Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini menyambut baik terpilihnya Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution. Bank Mandiri meminta agar BI dapat mendukung perbankan di Indonesia untuk membuka cabang di luar negeri.
"Kami barharap bisa mendukung fungsi intermediasi, serta bisa mendukung cabang-cabang bank di Indonesia di luar negeri sebagai mana bank dari luar membuka cabang subsidiary," katanya seusai pemaparan kinerja Bank Mandiri di Jakarya Jumat 23 Juli 2010.
Di sisi lain, untuk Batas Maksimum Pemberian Kredit debitur besar seperti Pertamina, PLN, Bank Mandiri memiliki keterbatasan kredit bagi perusahaan besar. Padahal hal itu, menurutnya, bisa mendukung perekonomian dan industri strategis.
Dia berharap ada sebuah ketentuan dari BI yang memungkinkan bank seperti Bank Mandiri bisa memberikan pinjaman lebih besar karena kalau tidak opsi akan diambil asing.
"Untuk itu kami memohon kemungkinan kelonggaran BMPK bagi Bank Mandiri guna membiayai hal terkait publik industri strategis," ujarnya.
Dia mendukung catatan yang diberikan Komisi Keuangan agar perbankan Indonesia dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Dia bercerita Bank Mandiri mempunyai cabang di Singapura, namun lisensi yang didapatkan tak bisa memperoleh DPK individual dan tak bisa menyediakan ATM.
"Kita minta dukungan BI agar perbankan Indonesia diberikan kemudahan untuk membuka otletnya di Indonesia sebagaimana bank asing membuka cabangnya di Indonesia," ujarnya.