VIVAnews - Nilai tukar rupiah pada perdagangan sepanjang Rabu ini, 21 Juli 2010, diperkirakan bergerak terbatas. Sedikitnya sentimen membuat perdagangan mata uang sepi.
Pada transaksi valuta asing di Bloomberg pukul 09.10, rupiah diperdagangkan melemah 8,7 poin atau 0,09 persen ke Rp9.053 per dolar Amerika Serikat.
Frans Darwin Sinurat, dealer valuta asing dari Bank Mutiara mengatakan, rupiah bergerak terbatas karena tidak ada sentimen positif maupun negatif. Rupiah diperkirakan bergerak pada level Rp9.045 - Rp9.060 per dolar AS.
"Pasarnya cenderung diam. Pasokan dan permintaan tidak terlalu banyak," kata dia kepada VIVAnews. "Saat ini investor hanya menunggu sentimen regional."
Pelemahan mata uang juga terjadi pada dolar Hong Kong dan dolar Australia. Keduanya masing-masing melemah 0,05 persen dan 0,19 persen. Sedangkan yen ditransaksikan menguat 0,2555 poin atau 0,29 persen ke 87,2550 per dolar AS. Dolar Singapura juga menguat 0,16 persen ke 1,3719 per dolar AS.
Di pasar Eropa, nilai tukar euro terhadap dolar AS ditransaksikan pada US$1,2898 per euro. Menguat 0,0018 poin atau 0,14 persen. Serta pound sterling menguat 0,059 persen ke US$1,5272 per pound sterling.