VIVAnews - Pada 5 Juli lalu, Raila Odinga, Perdana Menteri Kenya menolak hadiah dari parlemen negara itu untuk menaikkan gaji. Parlemen menaikkan gaji Odinga menjadi hampir US$430 ribu atau Rp3,8 miliar per tahun, serta menaikkan gaji anggota parlemen menjadi US$161 ribu atau Rp1,4 miliar per tahun.
Jika kenaikan itu disetujui, maka akan menempatkan Odinga di jajaran pemimpin politik dengan bayaran tertinggi di dunia. Yang lebih mengejutkan, meski secara nominal lebih kecil dibandingkan pemimpin negara lain, gaji pokok Odinga tetap paling tinggi jika dibandingkan dengan produk domestik bruto (PDB) per penduduk. Gaji Odinga setara dengan 240 kali dari PDB per penduduk.
Dengan perbandingan seperti itu, menurut majalah The Economist5 Juli 2010, gaji Odinga secara proporsi jauh lebih tinggi dibandingkan dengan gaji pokok Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong. Selain secara nominal sangat tinggi, PM Singapura ini menempati posisi teratas daftar gaji pemimpin di dunia dengan perbandingan 40 kali dari PDB per orang penduduk Singapura. Secara nominal, gaji PM Singapura adalah US$2,18 juta atau hampir Rp20 miliar per tahun.
Gaji pokok pemimpin China dan India, dua negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi dunia, malah tergolong di urutan bawah. Gaji pemimpin China sebesar US$10 ribu atau sekitar Rp90 juta per tahun, sedangkan India cuma US$4 ribu atau Rp36 juta per tahun sehingga menempatkan Perdana Menteri India sebagai pemimpin yang memperoleh bayaran kecil dari dana pajak masyarakat.
Bagaimana dengan gaji Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. Secara nominal, gaji SBY memang lebih kecil dibandingkan dengan PM Singapura, yakni sekitar US$124 ribu atau Rp1,1 miliar per tahun. Gaji tersebut juga lebih rendah dibandingkan gaji Presiden Amerika Serikat, Barack Obama sebesar US$400 ribu atau Rp3,6 miliar per tahun.
Tetapi, jika dibandingkan dengan PDB per orang penduduk Indonesia, maka gaji Yudhoyono akan menempati peringkat terbesar ketiga dunia. Seperti terlihat di grafik, gaji SBY adalah hampir 30 kali lipat dibandingkan dengan PDB per orang Indonesia.
(Sumber: Economist, 5 Juli 2010)
Kendati demikian, pemerintah berniat menaikkan gaji para petinggi negara, mulai dari Presiden, Menteri, pemimpin lembaga tinggi negara, termasuk anggota DPR. Namun, sejauh ini belum jelas bagaimana kelanjutan dari rencana kenaikan gaji para petinggi negeri Republik tersebut.
KALO PRESIDEN GAJINYA TIDAK NAIK2, TURUN AJA NGA USAH JADI PRESIDEN,KASIHAN ORANG YG KENA MUSIBAH TERUS MENERUS BUKANNYA MENYANTUNIN ORANG YG KENA MUSIBAH & ORANG MISKIN.
lebih baik uang rakyat dipakai biaya KHURSUS KEPRIBADIAN PARA PEJABAT,,biar otak para pejabat bisa jujur....GUA HERAN>>>APA SIH YANG DIMAKAN PARA PAJABAT,,ampe gaji yang sebegitu gede masih kurang,,,jangan2 minta naik gaji balik modal dana kampanye...
oke2 aja gj presiden gede banget, tapi siapkah anda nanti bsk mempertanggungjawabkannya, siap siap saja di sidang makin besar harta anda makin banyak yang harus anda jawab,
selain gaji itu masih ada pendapatan lain yang lebih gede lho yaitu yang namanya tunjangan2 macam2. Itu ditrapka pada pegawai negeri dan itu tuh yang ada disenayan
woi rosen mang apa yang diberikan presiden ama kamu? ada? kamu pikir jadi presiden itu gratis? nah kalo harus bayar mahal banget ngapaen jadi presiden kalo harus buat mikirin rakyat.. dasar masyarakat bodoh.. ngga make logika luw klo ngomong
malang benar nasib rakyat Indonesia ini, memang rata-rata pemimpinny smuany mementingkan kepentinganny sendiri, pantesan negri ini tidak akan pernah maju selama jabatan pemimpin (ntah itu presiden, gubernur, sampai tingkatan terendah) di buat sebagai mata
SETUJU SEKALI,NGAPAIN BANDING2KAN GAJI SBY DENGAN YG LAIN SEBENARNYA GAJI SBY HRS NYA LEBIH TINGGI KRN KERJA KERAS MEMIMPIN/MENATA MASYARAKAT YG SDH SEBAGIAN BESAR RUSAK MENTAL/MORALNYA,BENAR2 TDK SEBANDING GAJI RI-1 KRN HINAAN,CERCAAN DAN MAKIAN YG DIBER
kalo bandingin gaji dengan negara tetangga itu uda ga relepan coy,
liat dulu kebawahnya(rakyat) uda jelas tu perbandingannya,,,
kasian bener rakyat kita,dibodohin terus dengan semua sistem yng ada dindonesia yang hanya mementingkan para penguasa negara in
cacian, hinaan dan tidak hormatnya orang indonesia terhadap pimpinanya karna sang pemimpin tidak bekerja dengan serius dan hanya mementingkan perut sama kelompoknya saja jd ga ada korelasinya sama gaji.