Empat BUMN Teken MoU Sinergi

Empat BUMN itu antara lain Bank Mandiri, Garuda, Jamsostek dan BTN.

Senin, 21 Juni 2010, 09:35 WIB
Antique, Syahid Latif
Mustafa Abubakar (Antara/ Widodo S Jusuf)

VIVAnews - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Mustafa Abubakar menghadiri penandatanganan sejumlah Perjanjian Kerja Sama (PKS) bisnis antara Bank Mandiri dan Garuda Indonesia. Di tempat yang sama, Jamsostek dan Bank Tabungan Negara (BTN) juga menandatangani satu PKS. 

PKS-PKS di pihak Bank Mandiri secara simbolis ditandatangani Riswinandi, wakil direktur utama (dirut) Bank Mandiri dan di pihak Garuda oleh Emirsyah Satar selaku dirut Garuda. Sedangkan yang menandatangani PKS antara Jamsostek dan Bank BTN adalah Hotbonar Sinaga, dirut Jamsostek dan Iqbal Latanro, dirut BTN. 

Menteri BUMN menyambut baik penandatanganan kerja sama yang menunjukkan terjalinnya sinergi bisnis di antara BUMN. Sinergi ini diyakini akan meningkatkan value masing-masing perusahaan, yang selanjutnya akan memberikan benefit yang lebih baik kepada para stakeholder.

Secara khusus, Menteri BUMN juga mengharapkan jalinan sinergi ini akan berpengaruh bagi kinerja Bank Mandiri dan Bank BTN yang telah menjadi perusahaan publik dan Garuda yang segera mencatatkan sahamnya di bursa (IPO) di tahun ini. Khusus Jamsostek, sinergi ini diharapkan akan memberikan peningkatan manfaat bagi peserta asuransi pekerja tersebut.

PKS antara Bank Mandiri dan Garuda Indonesia sebetulnya merupakan kelanjutan dari MoU peningkatan kerja sama bisnis yang telah ditandatangani akhir tahun lalu.

Pada 30 Desember 2009 lalu, sebagai bagian dari restrukturisasi utang Garuda, telah ditandatangani Perjanjian Penyelesaian MCB Garuda, di mana intinya MCB Garuda di Bank Mandiri diselesaikan dengan cara pembayaran tunai oleh Garuda sekitar lima persen dari pokok MCB (sebesar Rp50,94 miliar) dan sisanya sekitar 95 persen (sebesar Rp967,87 miliar) dikonversi menjadi saham Garuda.

Dengan penyelesaian MCB ini, saat ini Bank Mandiri menjadi salah satu pemegang saham dari Garuda Indonesia dengan kepemilikan saham sebesar 10,61 persen.

Bersamaan dengan penandatanganan penyelesaian MCB Garuda ini, ditandatangani pula MoU dalam rangka peningkatan kerja sama bisnis antara Bank Mandiri dengan Garuda. MoU kerja sama ini merupakan payung atau induk dari kerja sama-kerja sama lebih teknis yang akan dituangkan dalam perjanjian tersendiri.

Sejak penandatanganan MoU di atas, kegiatan aliansi bisnis untuk peningkatan kerja sama antara Bank Mandiri dengan Garuda secara intensif terus dilakukan.

Sudah cukup banyak inisiatif bisnis yang telah ditingkatkan dan berjalan hingga saat ini, antara lain transaksi foreign exchange melalui Bank Mandiri (volume transaksi untuk 2010 saja hingga Mei 2010 mencapai US$53 juta); paket-paket program Consumer Loan kepada karyawan Garuda dan Group; pengelolaan dana haji (Hajj Fund) melalui Bank Mandiri (penyaluran di tahun lalu mencapai US$200 juta lebih); optimalisasi penempatan dana giro dan deposito; Complimentary Mileage pada pemegang kartu kredit Platinum Bank Mandiri; kerja sama promosi dalam program Kemilau Mandiri Fiesta; program iklan promosi bersama untuk First Flight Program ke Amsterdam serta berbagai program joint promotion maupun travel fair.

Sedangkan PKS antara Jamsostek dengan BTN yang ditandatangani hari ini mengenai 'Pinjaman Renovasi Rumah Untuk Peserta Program Jamsostek'. Skim kerja sama tersebut adalah Jamsostek akan "mensubsidi" peserta program Jamsostek yang akan mengajukan permohonan pinjaman untuk renovasi rumah dari BTN; nilai pinjaman yang diajukan tidak terbatas; jangka waktu pinjaman maksimal 10 tahun.

Kerja sama antara Jamsostek dan BTN ini melengkapi kerja sama yang sudah terjalin sebelumnya, antara lain dalam penempatan dana dan Pinjaman Uang Muka Perumahan. (umi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ