Prancis Bantu RI Bangun Jaringan Listrik

Prancis beri pinjaman US$50 juta melalui Agence Francaise of Developpement (AFD).

Kamis, 3 Juni 2010, 11:31 WIB
Antique, Agus Dwi Darmawan
Petugas PLN tengah memperbaiki jaringan listrik di Gardu Induk Gandul, Jakarta. (PLN Jawa-Bali)

VIVAnews - Pemerintah Indonesia hari ini menandatangani perjanjian pinjaman sebesar US$50 juta dengan Agence Francaise of Developpement (AFD). Perjanjian ini dimaksudkan untuk meningkatkan pekerjaan distribusi listrik Jawa - Bali.
 
Penandatanganan dua institusi ini diwakili Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto dengan Country Director Agence Francaise of Developpement (AFD) Joel Daligault.

Tampak hadir perwakilan Duta Besar Prancis Sebastien Surun, Direktur Pendanaan dan Hibah Maurin Sitorus dan beberapa perwakilan dari PLN yang turut menyaksikan.
 
Penandatanganan kerja sama atau MoU ini dilakukan di ruang pertemuan Ditjen Pengelolaan Utang, Gedung A A Maramis Building, lantai 3, jalan Lapangan Banteng Timur N 2-4, Jakarta.
 
Menurut Joel, tujuan proyek ini adalah untuk meningkatkan efisiensi energi jaringan distribusi listrik dengan mengurangi tingkat kerugian distribusi. "Sehingga dengan demikian akan memberikan dampak yang positif untuk emisi CO2," kata Joel di Kantor Kementerian Keuangan, Kamis 3 Juni 2010.
 
Selama ini, kerugian jaringan listrik diseluruh Indonesia jumlahnya masih cukup besar yakni 10,5 persen pada 2008, di mana sebesar 8,5 persen di antaranya adalah disebabkan karena distribusi.

Hal itu terjadi akibat jaringan yang sudah ada hampir kelebihan muatan, sehingga hal itu mengakibatkan tingginya tingkat kerugian dan rendahnya kualitas penyediaan tenaga ke pelanggan.
 
"Seiring dengan adanya proyek 10 ribu MW, untuk itu investasi yang besar diperlukan dalam sistem distribusi agar dapat mengikuti peningkatan produksi listrik dan untuk peningkatan konsumsi listrik," kata dia.
 
"Proyek ini sepenuhnya memenuhi mandat AFD di negara-negara berkembang, seperti memerangi perubahan iklim, merupakan pendanaan bersama yang dilakukan AFD dengan ADB Indonesia," kata Joel.
 
Proyek ini akan memperbaiki jaringan distribusi di lima wilayah PLN pada Pulau Jawa dan Bali dengan memasang transformator (trafo) dan kapasitor-kapasitor yang baru dan juga antaran yang baru untuk konfigurasi ulang jaringan.(hs)

antique.putra@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ