VIVAnews - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bakal menagih kembali piutang-piutang perusahaan milik negara kepada Kementerian Keuangan. Hal itu terkait terpilihnya menteri keuangan baru yang dijabat Agus Martowardojo.
"Kami akan refresh lagi untuk diselesaikan secepatnya," kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar pada rapat kerja Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Gedung DPR, Jakarta, Senin 24 Mei 2010.
Menurut Mustafa, sejumlah tagihan yang bakal diajukan kembali ke Kementerian Keuangan itu adalah piutang PT Pertamina, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan Perum Bulog.
Piutang BUMN tersebut, dia menambahkan, berupa kekurangan pembayaran yang harus ditanggung pemerintah. "Piutang terbesar masih berasal dari Pertamina," katanya. (art)
antique.putra@vivanews.com