VIVAnews - PT Oto Multiartha menerbitkan obligasi dengan kupon di kisaran 8,05-10,62 persen. Obligasi senilai Rp 1,2 triliun ini diterbitkan dalam empat seri.
Seri A dengan tenor 370 hari, seri B (24 bulan), dan seri C (36 bulan). Sementara itu, obligasi seri D dengan tenor 48 bulan. Pembayaran kupon direncanakan setiap tiga bulan.
"Obligasi ini akan dihabiskan dalam satu bulan," kata Direktur Marketing Oto Multiartha Edy Suyitno dalam paparan publik di Jakarta, Selasa 4 Mei 2010.
Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan sebagai pemenuhan pembiayaan tahun ini sebesar Rp 10,5 triliun. "Obligasi ini memenuhi sekitar 20 persen dari pemenuhan pembiayaan," ujar dia.
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat AA- untuk obligasi yang akan diterbitkan tersebut.
Adapun jaminan untuk obligasi ini berupa piutang pembiayaan konsumen sekitar 60 persen. Pada 2009, piutang pembiayaan konsumen mencapai Rp 12,6 triliun.
Bertindak selaku penjamin pelaksana emisi adalah PT DBS Vickers Securities Indonesia, PT HSBC Securities Indonesia, dan PT Standard Chartered Securities Indonesia.
Perusahaan menawarkan obligasi tersebut kepada investor institusi seperti perbankan, asuransi, dan dana pensiun.
Masa penawaran awal atau book building dilakukan pada 4-18 Mei 2010. Tanggal efektif obligasi diperkirakan diperoleh pada 27 Mei 2010.
Sementara itu, masa penawaran akan dilakukan pada 1-3 Juni 2010 dengan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) 9 Juni 2010.
Selama 2009, perusahaan telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp 7,9 triliun atau naik 10 persen dari tahun sebelumnya.
Laba bersih perseroan terbukukan Rp 464 miliar atau naik 15 persen dibanding 2008. Pendapatan mencapai Rp 2,1 triliun, atau meningkat 36 persen dari tahun sebelumnya. Sedangkan ekuitas perusahaan per akhir 2009 tercatat Rp 2,28 triliun. (hs)
arinto.wibowo@vivanews.com