VIVAnews - Pemerintah pada 2011 kembali memprogramkan kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) dan TNI/Polri sebesar 10 persen. Kenaikan itu diharapkan bisa terus menjaga daya beli para pegawai pemerintahan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kenaikan tersebut sesuai ekspektasi inflasi tahun depan yang rendah.
"Inflasi lima persen dan untuk memperbaiki level kesejahteraan PNS dan TNI/Polri, gaji akan naik 10 persen," kata Sri Mulyani dalam penyampaian kebijakan makro pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional di gedung Bidakara, Jakarta, Rabu 28 April 2010.
Sri Mulyani mengatakan bahwa program kenaikan gaji tersebut sudah menjadi komitmen Presiden untuk selalu menaikkan gaji pegawainya seiring dengan upaya memperbaiki kesejahteraan.
Tidak hanya itu, menurut Sri Mulyani, pemerintah juga akan terus membayarkan gaji ke-13 pada tahun depan.
"Jadi mohon dimengerti, ini adalah program yang sudah ada, bukan karena akan ada Pilpres atau Pilkada. Ini sudah ada dalam lima tahun terakhir," katanya. (hs)
setuju kl TNI-Polri naik gajinya apalgi remunerasi turun dan terealisasi
tugas TNI-Polri memang besar..apa jadinya kl tni polri mogok kerja...itu semata2 penghargaan bagi TNI-Polri...
Sepertinya ada maksud terselubung dari kenaikan gaji terus menerus, coba anda bayangkan ada berapa juta PNs di indonesia kalau begini sama dengan politik ORBA (supaya menang pemilu) kenaikan gaji PNS harus diimbangi dengan kinerjanya...buktinya?
kami salah satu PNS yg ada di ACEH UTARA selama ILYAS HAMID jadi Bupati "NIKMAT MEMBAWA SENGSARA"kok bisa ya jadi bupati tamatan SD?Dia yg bodoh ato yg milih OOOONNN........?
Tapi kok kasian ya pegawai di aderah (Kab/ Kota) di kalsel kesejahteraannya ga sama dengan PNS Pusat bahkan Provinsi. Padahal perawat RSUD yang tanggung jawabnya cukup berat. Perhatikanlah mereka...