VIVAnews - Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan setuju bila target produksi minyak siap jual (lifting) sebesar 965 ribu barel per hari. Hatta memandang kalau targetnya hanya 900 ribu barel, justru di situ tidak ada tantangan.
"Kalau hanya 900 ribu barel, kita tidur. Di situ tidak ada tantangan," kata Hatta kepada wartawan di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Jumat 23 April 2010.
Hatta mengakui ada skenario optimistis dan pesimistis. Tapi investasi dan teknologi mutlak dibutuhkan. "Tinggal bagaimana memperbaiki hambatan," ujarnya.
"Jadi 965 ribu barel bisa dicapai. Kalau 1 juta barel ditargetkan sekarang, itu baru ngarang," katanya.
Sebelumnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) mengusulkan lifting minyak dan gas pada Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (RAPBN-P) sebesar 955 ribu barel per hari.
Angka itu turun dibanding target lifting minyak dalam APBN 2010 sebesar 965 barel per hari. (art)