VIVAnews - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) mengusulkan lifting minyak dan gas sebesar 955 ribu barel per hari (bph) untuk APBN-P 2010.
"Setelah melalui rapat kerja yang panjang, akhirnya pemerintah dan BP Migas mengusulkan angka lifting 955 ribu bph," ujar Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR di Gedung DPR/MPR Kamis malam.
Menurut dia, alasan pihaknya berani mengusulkan angka 955 ribu bph didasari pada kenyataan empat bulan terakhir, di mana angka rata-rata lifting minyak mentah nasional sebesar 954 ribu bph serta program kerja dan anggaran (WNPNB) yang dapat direalisasikan Kontraktor Kontrak Kerja sama (KKKS) dengan baik.
Sementara itu, Kepala BP Migas R Priyono menuturkan, angka 955 ribu bph masih dalam rate BP Migas. Dengan demikian, BP Migas berusaha agar KKKS bisa merealisasikan angka produksi itu."Kami siap,"tuturnya.
Pemimpin Rapat Effendi Simbolon mengakui, dengan adanya penurunan target lifting yang diajukan dari 965 ribu menjadi 955 ribu bph, DPR juga meminta Kementerian Keuangan melakukan exercise dampaknya terhadap penerimaan negara.
"Kami meminta mereka juga melakukan exercise, dokumen hasilnya tersebut nantinya akan menjadi bahan pada rapat selanjutnya," kata Effendi. (umi)
antique.putra@vivanews.com