Keterangan 7 Tersangka 'Gayus' Dicek 3 Tim

Setiap keterangan tersangka diklarifikasi secara silang.

Sabtu, 3 April 2010, 17:31 WIB
Umi Kalsum, Desy Afrianti
Gayus Tambunan Tiba di Mabes Polri (VIVAnews/ Anhari Lubis)

Please install the Flash Plugin

VIVAnews - Mabes Polri tampaknya tidak ingin kecolongan lagi. Dalam pemeriksaan tujuh tersangka makelar kasus pajak, setiap keterangan dari masing-masing tersangka diklarifikasi silang oleh tiga tim.

Ketiga tim yang melakukan klarifikasi silang itu adalah Tim Bareskrim, Propam, dan Tim Independen. "Jadi masing-masing diperiksa oleh tim ini, dilakukan cek dan ricek," kata Wakadiv Humas Brigjen Sulistyo Ishak di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu 3 April 2010.

Hari ini, kata Sulistyo, tim yang melakukan pemeriksaan terhadap pegawai pajak Gayus Tambunan dan Tim Propam menggelar rapat evaluasi, sekaligus mengecek sejauh mana yang dihasilkan masing-masing tim. Rapat evaluasi ini dipimpin secara bergantian oleh Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri dan Wakapolri Komjen Pol Yusuf Manggabarani.

Tujuh orang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus Gayus adalah Gayus sendiri, Andi Kosasih, AKP Sri Sumartini, Kompol Arafat. konsultan pajak Alif Kuncoro, pengacara Haposan Hutagalung dan anak buahnya, Lambertus.

"Untuk agenda lain akan dilakukan pemeriksaan mereka yang ditahan. Hari ini evaluasi progres dan rapat menindaklanjuti dengan memeriksa beberapa orang. Ada beberapa yang perlu di cross chek," katanya. Yang hari ini diperiksa tim independen adalah Kompol Arafat dan AKP Sri Sumartini.

Soal keterlibatan mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji, Sulistyo tidak bisa menyimpulkan apakah Susno terlibat atau tidak. "Itu harus dilengkapi dengan keterangan beberapa pihak," kata dia.

Soal Susno yang mengaku tidak tahu menahu soal penyidikan kasus Gayus, Sulistyo hanya menegaskan bahwa dalam suatu organisasi, ada penanggung jawabnya. "Ketika dilimpahkan ke bawah, ada job desk yang jadi tanggung jawabnya. Bagaimana mekanisme kerja ke atas, bagaimana ke bawah. Kita tidak bisa memutuskan sesuatu," katanya.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ