VIVAnews-- Bank Mandiri menetapkan kecukupan rasio modal (CAR) sebanyak 14-14,5 persen untuk tahun 2010. "Kita turunkan dari tahun lalu karena ada pertumbuhan kredit," jelas Direktur Bank Mandiri Agus Martowardojo di Jakarta, (22/3).
Saat ini CAR Bank Mandiri mencapai 15,6 persen. "Kita cukup comfortable dengan ini," kata Agus.
Ia mengatakan pihaknya saat ini berusaha untuk meningkatkan cadangan modalnya dengan pertimbangan persaingan industri perbankan. "Industri swasta sudah tinggi, sementara bank bumn belum," kata Agus.
Untuk mendongkrak modal, dia berharap pada rencana initial public offering Garuda Indonesia sangat dinantikan untuk meningkatkan ketersediaan modal. "Mandiri kan ada dana ditahan di sana sebesar Rp 1 triliun, kalau Garuda segera IPO itu akan sangat baik untuk kami," jelas Agus.
Agus juga menyebutkan penjualan aset kredit Domba Mas kepada Bakrie Sumatera Plantation. Domba Mas merupakan sebuah grup bisnis perkebunan. "Jika itu cepat terealisasi akan menambah net profit kita," kata dia.
Agus menambahkan pertumbuhan penyaluran kredit tahun 2010 ini sebesar 15-20 persen. Sementara industri sendiri diperkirakan akan tumbuh sampai 20 persen. Namun ia mengatakan Bank Mandiri berencana untuk merevisi target sebanyak 15-18 persen.
Perubahan target penyaluran kredit ini akan dilakukan pada Maret sampai Juli. Perubahan ini mengacu pada aturan Bank Indonesia. "BI memperbolehkan kita untuk merevisi satu kali dalam satu tahu," kata dia. "Bank sangat hati-hati."