Jawaban SBY Soal Pengejaran Aset Robert

Dalam rekomendasinya DPR minta aset bank yang dilarikan pemegang saham dilacak maksimal.

Senin, 22 Maret 2010, 16:16 WIB
Umi Kalsum, Nur Farida Ahniar
  (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan jawaban atas rekomendasi kasus Bank Century. Dalam rekomendasi ketiga, DPR meminta pemerintah merevisi undang-undang terkait sektor moneter dan fiskal.

Dalam rekomendasinya, DPR menegaskan  revisi UU itu  mutlak dilakukan. DPR juga merekomendasikan agar pemerintah melakukan pemulihan aset yang telah diambil tidak sah dan merugikan bank, baik Bank Century maupun Bank CIC yang telah dilakukan Robert Tantular, Hesyam, dan Rafat Ali.

Untuk itu akan dilakukan audit forensik yang dilakukan PPATK di bawah pengawasan tim selambat-lambatnya Desember 2010.

Soal rekomendasi ketiga ini, SBY   di Kantor Presiden, Jakarta, Senin 22 Maret 2010 mengatakan, upaya pengembalian aset telah dan dilakukan maksimal oleh lembaga pemerintah dan lembaga hukum dengan memperhatikan prosedur dan mekanisme diatur baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Daftar aset di dalam dan luar negeri, kata SBY ada di Kejagung.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ