VIVAnews - Singapura menjadi kreditor terbesar utang luar negeri perusahaan swasta Indonesia.
Utang swasta Indonesia ke institusi di negara Singapura mencapai US$ 21,6 miliar atau hampir 30 persen dari total utang luar negeri swasta sebesar US$ 73,3 miliar atau sekitar Rp 680-an triliun.
Berdasarkan data yang VIVAnews kutip dari Buku Statistik Utang Indonesia disebutkan jumlah utang swasta terus meningkat dari tahun ke tahun.
Menurut buku yang diterbitkan oleh pemerintah bersama Bank Indonesia, pada 2004 jumlah utang swasta masih US$ 57,9 miliar. Namun, pada 2009, jumlah utang swasta melonjak menjadi US$ 73,6 miliar.
Utang swasta dalam jumlah besar berasal dari beberapa negara, seperti Singapura, Belanda, Jepang dan Amerika.
Perusahaan swasta yang dimaksud bergerak di berbagai bidang, mulai dari pertanian, industri pengolahan, pertambangan, hingga jasa keuangan.
| No | Negara Kreditor | Jumlah (US$) |
| 1 | Singapura | 21,6 miliar |
| 2 | Belanda | 13,9 miliar |
| 3 | Jepang | 7,79 miliar |
| 4 | Amerika Serikat | 4,22 miliar |
| 5 | Hong Kong | 3,18 miliar |
• VIVAnews