VIVAnews - Nilai tukar rupiah di pasar spot antarbank Jakarta melemah lagi terhadap dolar Amerika Serikat (US$) saat pembukaan transaksi awal pekan ni, karena berada di level 9.120/US$.
Pada penutupan Jumat, 19 Maret 2010, di pasar spot antarbank Jakarta, mata uang lokal itu berakhir pada posisi 9.110 per dolar AS. Sedangkan data kurs tengah mata uang asing Bank Indonesia, rupiah bercokol di level 9.125/US$.
Yudhi Setiawan, dealer valas PT Bank OCBC NISP Tbk berpendapat, pergerakan negatif rupiah di pagi awal transaksi pekan ini terdorong laju sebaian besar mata uang regional yang melemah terhadap dolar AS.
"Tapi, pelemahan rupiah terbilang tipis," kata dia kepada VIVAnews di Jakarta, Senin, 22 Maret 2010.
Berdasarkan data transaksi perdagangan Bloomberg pukul 08.30 WIB, rupiah bergerak di posisi 9.122/US$. Sedangkan kurs regional yang melemah terhadap dolar AS di antaranya dolar Singapura, won Korea Selatan, dan ringgit Malaysia, serta bath Thailand.
Yudhi memproyeksikan, mata uang lokal tersebut hingga penutupan transaksi sore nanti masih mengacu pergerakan regional dengan kisaran level 9.100-9.130 per dolar AS.
"Mudah-mudahan, kurs regional membaik terhadap dolar AS," tuturnya.
antique.putra@vivanews.com