Bisnis

PHE Perpanjang Kontrak Gas ke PGN

Sebelumnya kontrak dengan PGN sudah berakhir Desember 2009 lalu.

Sabtu, 20 Maret 2010, 16:24 WIB
Umi Kalsum, Ferial
Pipa penyaluran gas (AP Photo)

VIVAnews - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) akan memperpanjang kontrak pasokan gas dari lapangan Offshore North West Java (ONWJ) ke PT Perusahaan Gas Negara (PGN persero) Tbk selama tiga bulan mulai April hingga Juli mendatang guna mengatasi defisit pasokan gas industri.

Sebelumnya kontrak dengan PGN sudah berakhir Desember 2009 lalu.

Juru Bicara PHE Ali Mundakir mengatakan gas untuk PGN tersebut akan dialirkan dari jatah milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN persero) yang sudah kontrak jangka panjang dengan PHE untuk PLTGU Muara Karang. "Kami hanya sanggup 3 bulan, setelah itu PGN silakan cari dari sumber lain," ujar Ali saat dihubungi, tadi malam.

Ali menjelaskan,untuk harga jual gas perpanjangan kontrak ke PGN selama tiga bulan itu akan disesuaikan dengan harga dari pengembangan lapangan gas baru yaitu lapangan APN. "Rencananya lapangan ini Juli akan berproduksi dan diprioritaskan untuk PLN,karena kan jatahnya diambil untuk PGN," kata dia. Namun PGN bisa saja melakukan kontrak baru dengan PHE dari sisa gas di lapangan baru tersebut tetapi tetap saja pihaknya memprioritaskan PLN.

Sementara itu, Menteri Perekonomian Hatta Rajasa menjelaskan untuk jangka pendek pasokan gas industri yang mengalami defisit akan disuplai dari lapangan Singa milik Medco sebesar 50 MMSCFD, kemudian dari lapangan milik Pertamina di Offshore North West Java (ONWJ) yang semula menghentikan kontraknya kepada PGN akan memasok kembali dengan volume 15-20 MMSCFD,dari Blok Cepu yang saat ini gas nya di flare (pembakaran) dengan volume 40 MMCSFD.

"Dengan demikian kekurangan pasokan gas untuk industri tidak ada pengurangan saat ini, tetap 329 MMSCFD," tuturnya.

Menurut dia, ini merupakan solusi jangka pendek guna mengatasi defisit gas industri, sedangkan untuk jangka panjang  pemerintah berusaha mendesak Kontraktor Kontrak Kerjasama Minyak dan Gas (KKKS) migas yang melakukan kegiatan eksplorasi dan produksi migas di dalam negeri untuk memasok PGN agar kedepan tidak ada lagi defisit gas.

"Untuk solusi jangka pendek kita percepat produksi lapangan-lapangan gas, Kemudian untuk jangka panjang kita ingin membicarakan kepada beberapa KKKS  untuk membicarakan kemungkinan menambah pasokan ke PGN, tim juga sudah membicarakan diantaranya dengan Conocophillips," ujar dia.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial