Bisnis

Menkeu: Kini, Saatnya Indonesia Percaya Diri

Momentum pertumbuhan Indonesia diprediksikan akan terus melaju tahun ini.

Jum'at, 19 Maret 2010, 18:55 WIB
Heri Susanto
Menkeu, Sri Mulyani Indrawati (VIVAnews/Tri Saputro)


VIVAnews - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan kondisi ekonomi Indonesia saat ini berada dalam situasi yang baik.

“Ini saatnya kita percaya diri, di tahun 2010,” ujar Sri Mulyani di seminar  ‘Indonesia 2010: How Do We Stay Ahead?” dari siaran pers Citigroup di Jakarta, Jumat, 19 Maret 2010. "Indonesia telah membuktikan pertumbuhan yang konsisten."

Menurut Menkeu, momentum pertumbuhan Indonesia diprediksikan akan terus melaju tahun ini. Lebih dari satu tahun sejak krisis menimpa banyak negara di dunia, perekonomian di Asia telah berkembang dengan kuat dan bahkan diprediksikan akan melampaui kinerja negara-negara lain dalam skala global.

Managing Director Head of Asia Economics Research di Citigroup, Johanna Chua menilai konsumsi dan ekspor bersih telah menjadi faktor pendorong pertumbuhan, dan konsumen Indonesia tetap optimis. "Ini menjadikan sektor komoditas dan manufaktur berpotensi besar untuk dikembangkan.”

Dalam seminar itu, para pembicara membahas bagaimana Indonesia telah berhasil menghadapi situasi yang dinamis semenjak krisis ekonomi global, serta bagaimana Indonesia dapat mempersiapkan diri untuk masa depan negeri. Investasi diperkirakan akan memainkan peran yang lebih besar.

"Iklim investasi di Indonesia perlu ditingkatkan demi pertumbuhan ekonomi," kata ekonom UI Chatib Basri. Menurut dia, dalam hal investasi, prospek bagi investor nampak menjanjikan.

Indonesia saat ini berada di peringkat 15 besar untuk Investasi Asing Langsung menurut UNCTAD (United Nations Conference on Trade and Development). Indonesia juga berada di posisi ke-120, di atas India dan Filipina, dalam kemudahan berbisnis di Asia menurut World Bank.

Guna mendorong peningkatan investasi, Johanna menyarankan adanya situasi politik yang stabil, iklim yang menunjang, dan tingkat likuiditas yang tinggi.

Ini didukung pula oleh pengamat politik Eep Saefulloh Fatah, yang optimis bahwa suasana politik di Indonesia akan tetap stabil. “Tidak ada potensi gangguan yang berarti bagi aktivitas investasi,” katanya.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Revo Multiko Putra
08/04/2010
Gitu dong.... kita punya semua potensi ekonomi koq; yang kita gak punya bargaining position dan kejujuran... Tapi bargaining position dan kejujuran kan masalah kompetensi SDM, cari yg PD dan jujur dong... Masih banyak koq SDM yg mumpuni...
Balas   • Laporkan
Anak Negeri
21/03/2010
@ Mas Gustu..setuju...harusnya berita2 seperti ini lebih di ekspose...ya.. Lebih membawa harum nama Indonesia...di mata internasional dan Insya Allah bisa membuat negara kita lebih baik lagi juga rakyat lebih sejahtera...Amin. Bu Sri Mulyani & Pak Boedi
Balas   • Laporkan
Ajat sudrajat
21/03/2010
"you are the best'.mestinya para anggota pansus Bank CENTURY melihat fakta dan data di pasar finansial...IHSG dimasa pemerintahan sebelum SBY paling tinggi cuma 500, tapi pd masa SBY bisa tembus 2800.pd masa krisis th 2008 bearish ke 1200an ,transaksi har
Balas   • Laporkan
esaepudin
21/03/2010
buat bu Sri Mulyani, terimakasih atas kerja keras ibu selama ini, dengan kerja keras dan ketabahan ibu, ekonomi indonesia pasti terus tumbuh, doa saya, rakyat indonesia untuk kesehatan ibu
Balas   • Laporkan
gobang
20/03/2010
yang dibahas makro ekonomi melulu, tapi lihat kesenjangan yang timbul, yang kapitalis makin kaya, asing makin makmur, perusahaan asing tambah maju, pajak makin menjerat leher kaya jaman kompeni, rakyat tambah susah, makin melarat.
Balas   • Laporkan
KARMA
20/03/2010
go ahead Sri Mulyani... saya mundukungmu...
Balas   • Laporkan
Robert David Chaniago
19/03/2010
Eep: “Tidak ada potensi gangguan yang berarti bagi aktivitas investasi,” Kecuali oleh segelintir anggota parlemen yang seksi dan sok peduli dengan membuat pansus dagelan berjudul pansus bang sianturi.
Balas   • Laporkan
yusril
19/03/2010
bisakah dpr seperti ini,berjuang untuk rakyat?menurut saya tidak bisa...
Balas   • Laporkan
agung sp
19/03/2010
semoga indonesia tambah maju tapi hutange ga tambah maju, tambah dikit aja
Balas   • Laporkan
GUSTU
19/03/2010
Berita seperti ini pasti jarang dibaca dan jarang di ekspose. Makanya tidak ada rasa optimisme untuk kemajuan bangsa... Kalau berita pansus, hebooohhh... seperti suporter sepakbola yang nyaring meneriaki pemain yang bersusah payah berlaga di lapangan....
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial