VIVAnews - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) akan memfasilitasi pembangunan rumah bagi petugas pelayanan publik yang tinggal di daerah-daerah terpencil.
"Akan kami perhatikan perumahan yang layak huni bagi para petugas pelayanan publik di daerah terpencil, jauh dari fasilitas memadai. Semisal di mercusuar atau petugas puskesmas keliling," kata Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa di kantornya, Jakarta, Jumat, 19 Maret 2010.
Untuk itu, dia mengaku sedang memikirkan peluang untuk bisa membantu petugas-petugas tersebut, bukan dalam bentuk finansial. Salah satunya, melalui program perbaikan rumah dan pembenahan rumah. "Saya akan minta ke Menkokesra, profil mereka yang dianggap aligible," ujar Suharso.
Sementara itu, Suharso mengatakan tengah mendapat mandat dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mempercepat kinerja guna memenuhi target Millenium Development Goals (MDGs) yang tinggal tiga tahun lagi.
"Terkait kinerja kami, ditargetkan adanya penurunan luas daerah slum (kumuh) di Indonesia," katanya. Mengingat tenggat waktu yang tinggal tiga tahun, maka dirinya akan membentuk tim percepatan (task force).
Sedangkan terkait dengan perubahan iklim dalam perumahan hijau dan ramah lingkungan, Suharso mengaku pihaknya akan mendorong semua pengembang agar menanam pohon. Targetnya, akan ada 3,8 juta pohon baru tertanam hingga Mei 2010 di areal perumahan. "Sampai saat ini sudah sekitar tiga juta pohon baru," ujarnya.
antique.putra@vivanews.com