VIVAnews - Rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan PT XL Axiata Tbk (EXCL) menyetujui peningkatan modal perseroan menjadi Rp 850 miliar dari sebelumnya Rp 709 miliar.
Terkait peningkatan modal tersebut, RUPS memutuskan tidak ada pembagian dividen untuk tahun buku 2009.
"Untuk penggunaan laba bersih tahun buku 2009 tidak ada pembagian dividen," kata Direktur Utama XL Axiata Hasnul Suhaimi di Jakarta, Jumat 19 Maret 2010.
Dana yang diperoleh dari hasil usaha akan dicatat dalam saldo laba untuk mendukung pengembangan usaha perseroan. Sedangkan sebesar Rp 100 juta akan dijadikan dana cadangan umum.
Selain itu, rapat menyetujui pengunduran diri Joris de Fretes sebagai direktur corporate service. "Rapat juga menyetujui pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya kepada Joris," ujar dia.
Menurut Hasnul, pengunduran diri Joris terkait usia yang sudah mendekati masa pensiun.
"Ia merasa ingin menghabiskan waktu dengan keluarga karena Pak Joris sudah bersama kami hampir tujuh tahun," ujar dia. Pengunduran diri Joris berlaku pada 19 Maret 2010.
XL Axiata mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,7 triliun selama 2009. Perolehan laba itu meningkat pesat setelah sebelumnya menderita kerugian sebesar Rp 15,1 miliar pada periode sama 2008.
Pendapatan usaha bruto XL mencapai Rp 13,87 triliun atau meningkat 14,1 persen dari sebelumnya Rp 12,15 triliun.
Selama periode itu, laba usaha tercatat Rp 2,46 triliun atau meningkat dibanding sebelumnya Rp 1,75 triliun. Perseroan juga mampu membukukan laba selisih kurs sebesar Rp 744,61 miliar dari rugi kurs Rp 332,15 miliar pada 2008.
XL juga meraih keuntungan dari transaksi sewa pembiayaan Rp 465,04 miliar. Penghasilan bunga perseroan juga naik menjadi Rp 55,82 miliar dari sebelumnya Rp 27,64 miliar.
Sementara itu, aset XL Axiata hingga akhir Desember 2009 mencapai Rp 27,38 triliun dengan kewajiban Rp 18,57 triliun.
arinto.wibowo@vivanews.com