Bisnis

Obligasi Bakrieland Naik Jadi US$ 155 Juta

Permintaan atas obligasi konversi perseroan yang ditawarkan di Singapura itu cukup tinggi.

Jum'at, 19 Maret 2010, 09:44 WIB
Arinto Tri Wibowo
  (www.sharemarketbasics.com)

VIVAnews - PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) melalui anak perusahaan, BLD Investments Pte Ltd menaikkan nilai emisi obligasi konversi menjadi US$ 155 juta dari sebelumnya US$ 150 juta.

"Ini untuk memenuhi permintaan pasar," kata Sekretaris Perusahaan Bakrieland Development Nuzirman Nurdin ketika dikonfirmasi VIVAnews di Jakarta, Jumat 19 Maret 2010.

Menurut dia, permintaan atas obligasi konversi perseroan yang ditawarkan di Singapura itu cukup tinggi. "Bahkan, permintaan sebenarnya lebih dari itu," ujarnya.

Meski demikian, Bakrieland tidak akan seluruhnya memenuhi permintaan investor, karena kebutuhan perseroan sebenarnya hanya sekitar US$ 150 juta.

Nuzirman menjelaskan, penutupan penawaran terbatas atas obligasi konversi itu akan dilakukan pada Selasa 23 Maret 2010. "Nanti setelah penutupan penawaran baru dapat diketahui investor-investor mana yang berminat," ujarnya.

Obligasi akan diterbitkan pada nilai 100 persen dari nilai pokok dengan bunga sebesar 8,625 persen.

Sebelumnya, terkait penerbitan obligasi konversi itu, Bakrieland menunjuk Credit Suisse (Singapura) Limited sebagai agen penempatan (placement agent) untuk penawaran terbatas (private placement) obligasi konversi itu.

Bakrieland melalui anak usahanya awalnya akan menerbitkan obligasi konversi maksimal US$ 150 juta dengan tenor lima tahun.

"Obligasi akan ditawarkan kepada investor keuangan institusional," kata Direktur Utama Bakrieland Hiramsyah S Thaib dalam penjelasan tertulis yang dipublikasikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), belum lama ini.

Menurut Hiramsyah, dana hasil penawaran terbatas obligasi itu akan digunakan untuk keperluan pembiayaan perusahaan secara umum termasuk modal kerja.

"Perseroan juga akan menggunakan dana untuk pembiayaan kembali utang yang belum lunas," ujar dia.

Pembiayaan itu termasuk pembayaran kembali pinjaman dari anak perusahaan serta membiayai transaksi equity swap yang akan ditandatangani penerbit dengan Credit Suisse International.

Transaksi equity swap tersebut untuk tujuan lindung nilai atas konversi obligasi.

Sementara itu, pemegang obligasi akan memiliki hak konversi untuk menukarkan obligasi yang dimilikinya dengan saham perseroan. Konversi dapat dilakukan pemegang obligasi pada atau setelah hari ke-41 setelah
tanggal penutupan hingga tujuh hari sebelum jatuh tempo obligasi (maturity date).

Namun, perseroan memiliki hak melunasi jumlah obligasi yang akan dikonversi dengan uang tunai, apabila perseroan tidak memiliki jumlah saham yang cukup untuk dikonversi atau tidak dapat menerbitkan saham yang diperlukan untuk melaksanakan hak konversi.

arinto.wibowo@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial