Bisnis

Aksi Beli Kembali Topang Penguatan IHSG

"Pemodal mengacu pada aksi-aksi korporasi perseroan dan laporan keuangan tahun 2009."

Jum'at, 19 Maret 2010, 08:26 WIB
Antique
Pialang mengamati pergerakan saham (Widodo S Jusuf)

VIVAnews - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia berpotensi menutup transaksi pekan ini dengan penguatan. Aksi beli asing (capital inflow) maupun investor lokal diprediksi menjadi pemicunya.

"Pemodal mengacu pada aksi-aksi korporasi perseroan dan dirilisnya laporan keuangan tahun buku 2009," kata Muhammad Habdi, analis PT Phillips Securities Indonesia kepada VIVAnews di Jakarta, Kamis sore, 18 Maret 2010.

Dia memproyeksikan, indeks Jumat, 19 Maret 2010, berpotensi bergerak di kisaran level batas bawah (support) 2.715 dan batas atas (resistance) 2.757.
 
Pada transaksi Kamis, indeks kembali berakhir negatif di posisi 2.737.24, melemah 19,02 poin (0,70 persen) dari perdagangan Rabu, 17 Maret 2010, yang naik signifikan 86,65 poin atau 3,24 persen ke level 2.756,26.

Bursa Asia, saat IHSG berakhir juga bergerak negatif. Indeks Hang Seng melemah 53,82 poin (0,25 persen) di posisi 21.330,67, Nikkei 225 turun 102,95 atau 0,95 persen menjadi 10.744,03, dan Straits Times terkoreksi 5,23 poin (0,18 persen) ke level 2.914,07.

Sedangkan bursa Wall Street pada perdagangan Kamis sore waktu New York atau Jumat dini hari WIB bervariatif. Indeks harga saham Dow Jones terangkat 45,50 poin (0,42 persen) menjadi 10.779,17, indeks harga saham indikator Standard & Poor s 500 turun 0,38 poin atau 0,03 persen ke level 1.165,83, dan indeks harga saham teknologi Nasdaq menguat 2,19 poin (0,09 persen) di posisi 2.391,28.

Menurut Habdi, IHSG masih berpeluang naik, meski akan bergerak fluktuatif (mixed). Sebab, pelaku pasar akan memanfaatkan aksi-aksi korporasi sejumlah emiten untuk mengakumulasi saham. "Dirilisnya laporan keuangan tahun buku 2009, yang diproyeksikan positif turut mendorong terjadinya aksi beli," ujarnya.

Dia pun mengakui, sentimen akhir pekan yang secara historikal biasanya dimanfaatkan investor untuk aksi ambil untung (take profit) sepertinya sudah terfaktornya pada transaksi kemarin. "Sentimen bursa regional maupun global juga tidak terlalu berpengaruh," kata Habdi.

Sedangkan Purwoko Sartono, research analyst PT Panin Sekuritas Tbk berpendapat, IHSG hari ini akan bergerak konsolidasi. Sebab, investor masih menunggu momentum keluarnya laporan kinerja emiten tahun buku 2009.

Dia memperkirakan, indeks akhir pekan ini akan bergerak di kisaran support-resistance 2.705-2.750.

antique.putra@yahoo.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial