Bisnis

SBY: 2014, APBN Indonesia Rp 2.000 Triliun

Dalam lima tahun ke depan, kita bisa kita dua kalikan.

Rabu, 17 Maret 2010, 17:14 WIB
Heri Susanto, Nur Farida Ahniar
  (Antara/Widodo S Jusuf)

VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berjanji mendongkrak volume anggaran pendapatan dan belanja negara menjadi dua kali lipat dari posisi sekarang.

"Kita ingin ekonomi Indonesia terus tumbuh, produk domestik bruto dan income per kapita terus tumbuh dalam keadilan," kata Presiden di Jakarta, Rabu, 17 Maret 2010. "Distribusi pendapatan juga makin adil dan merata, itu konsep dan tujuan kita dalam membangun bangsa ini."

Karenanya, dia menekankan jika saat ini volume APBN Indonesia sebesar Rp 1.000 triliun, sedangkan PDB sebesar Rp 5.000 triliun. "Dalam lima tahun ke depan, kita bisa kita dua kalikan."

Jadi, kata SBY, jumlah PDB Indonesia akan menjadi Rp 10 triliun atau US$ 1 triliun. Demikian halnya dengan volume APBN akan didongkrak dua kali lipat menjadi Rp 2000 triliun.

Dengan demikian, SBY mengingatkan semakin banyak dana yang bisa digunakan untuk membangun negeri ini. Itu baru dari porsi pemerintah, dalam bentuk anggaran dan belanja negara.

Tentunya, menurut SBY, ada pergerakan lain setara dengan peningkatan PDB yang bisa didedikasikan berkaitan langsung peningkatan taraf hidup masyarakat. Jadi, kalau APBN bisa ditingkatkan dari tahun ke tahun, pemerintah bisa berbuat lebih banyak.

"Apalagi, jika 2011 ekonomi bisa tumbuh 7 persen, kita bisa mengurangi kemiskinan, membuka lapangan kerja, membiayai kesehatan, usaha mikro, dan infrastruktur."

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial